Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juli 2015

Yoga

In daily life practice, we can purified the mind by cultivating attitudes of friendliness towards those who are happy, compassion and virtue for those who are suffering, delight and goodwill towards those who are virtuous, and indifference or neutrality towards those who we perceive as wicked or evil.
[Maitri karuna mudita upekshanam sukha duhka punya apunya vishayanam bhavanatah chitta prasadanam]
[Yoga Sutra 1.33]


Dalam praktek kehidupan sehari-hari, pikiran dapat dimurnikan dengan keramahan dan kehangatan kepada mereka yang sedang bahagia, belas kasih dan kebajikan kepada mereka yang sedang sengsara, mendukung dan membantu orang-orang yang baik hati, serta tidak menghakimi dan menilai buruk [bersikap netral] terhadap orang-orang yang kita rasa jahat atau salah.
[Yoga Sutra 1.33]


Obat Stroke alami

Membuat Ramuan Obat Stroke


Buah manggis terutama dalam kulitnya memiliki kandungan antioksidan tinggi berupa XANTHOE yakni subtimasi kimi yang memiliki kemampu mengatasi berbagai macam penyakit.Kanrena mampu menangkal radikal bebas penyebab penyakit,membersihkan dan memeilihara tubuh dari serangan berbagai macam penyakit serta mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Nah bagi anda yang ingin merasakan akan khasiat kulit manggis atau meramunya menjadi obat tradisional stroke maka kali ini saya akan memberikan informasi bagaimana Cara Membuat Ramuan Obat Stroke Dari Kulit Manggis yang tentunya mudah untuk dilakukan dan berikut selengkapnya :
Bahan - Bahan :
- 1 buah manggis.
- Madu atau Gula rendah kalori, atau gula aren.
- 1 gelas air masak.
Cara Membuat
1. Ambilah 1 buah manggis yang bagus, telah masak, dengan ukuran tengah hingga besar,tentukan yang kulitnya sangat bersih, serta bebas dari getah2 kuning khas manggis.
2. Buanglah kelopak manggis ( yang berwarna hijau ) yang ada di pangkal buah manggis area batang manggis tsb.
3. Bersihkan bersih buah manggis tsb, utk menyingkirkan kotoran serta noda2 yang yg melekat pada kulit manggis.
4. Buang kulit luar manggis yang keras itu
Kupas tidak tebal kulit luarnya dikarenakan pada kulit luar ada zat lilin
( kulit luar dapat menutupi dinding perut atau menghambat penyerapan )
5. Siapkan blender, atau alat pembuat jus.
Bukalah manggis dengan tangan hingga pecah merekah.
Potong2lah kulit manggis ( daging kulit )
Masukkan kedalam blender
6. Imbuhkan 4-5 sendok makan madu, serta air masak sejumlah 1 gelas ( 350-400 cc ).Atau apabila tidak ada madu anda bisa menggantinya dengan gula aren atau gula rendah kalori lainnya.
7. Blenderlah manggis beserta kulit ( daging kulit ), serta bijinya tsb hingga betul-betul halus ( lebih kurang 3 - 4 menit ).
Cara Konsumsi :
Minumlah jus kulit manggis tersebut 3 kali 1 hari, @3-4 sendok makan ( 30cc ) pagi sesudah bangun tidur : siang serta malam sebelum saat tidur.

Selain mampu dijadikan obat stroke alami kulit manggis juga mampu dijadikan obat tradisional hipertensi,obat liver,obat kanker payudara,dan masih banyak lagi penyakit lainnya









orang HINDU terkecoh oleh pergaulan politisasi agama


Selama ini orang HINDU terkecoh oleh pergaulan politisasi agama dan doktrin imbas dari agama lain.sehingga sering ikut ikutan latah ingin masuk sorga...padahal ALAM SORGA itu adalah planet/ alam CIPTAAN TUHAN yg diperuntukkan untuk dihuni oleh PARA DEWA KAHYANGAN dengan BIDADARI BIDADARINYA. Masyarakat Dewa dan para bidadari adalah penghuni planet/kerajaan Sorga itu.
Planet Sorga adalah salah satu milik dari ciptaan TUHAN yang terhalus yang sering disebut mahluk DEWA yg berasal dari kata DIV yang artinya bersinar/bercahaya...planet sorga adalah Planet DEWA. Dan RAJA SORGA adalah DEWA INDRA.
Planet SORGA atau alam SORGA bagian dari TIGA DUNIA/TRI LOKA dalam Weda. Dan termasuk alam atas yg sering disebut SWAH LOKA dan berada pada LAPIS KE 7 dari swah loka tersebut. ...
Semua ciptaan Tuhan mendiami dunianya masing masing yg disebut TIGA DUNIA/TRI LOKA (bhur/dunia bawah, bhwah/dunia tengah,dan swah/dunia atas). Masing masing dunia memiliki 7 lapis/ 7 tingkat yg disebut SAPTA LOKA/sapta petala .
(dunia bawah/BHUR LOKA terdiri dari 7 lapis dan yg terbawah yaitu di lapis ke 7 disebut NERAKA/ alam kegelapan.....
dunia tengah/ BUWAH LOKA juga memiliki 7lapis dan lapis tertinggi di diami atau dihuni manusia...
sementara dunia atas/SWAH LOKA juga memiliki 7 lapis dan lapis tertinggi yaitu lapis 7 di sebut SORGA yg di huni oleh para dewata dan bidadari..dengan DEWA INDRA sebagai RAJA DARI KERAJAAN SORGA tsb...
dunia sorga adalah dunia yg masih di diliputi oleh keterikatan, masih ada nafsu dan pamrih. ...alam sorga masih diliputi nafsu dan pamrih karena dihuni oleh unsur laki dan perempuan (DEWA DAN BIDADARI)
Alam Sorga masih bersifat DUALITAS..karena penghuni dari planet sorga ini memiliki kontradiksi dengan alam lawannya yaitu NERAKA...ada kontradiksi antara penguasa sorga dengan IBLIS atau Setan sebagai penghuni PLANET kegelapan/neraka.
Alam Sorga bersifat masih mencari pengikut untuk menambah jati diri akibat kontradiksi dan permusuhan dengan kaum iblis atau setan.... karena itu roh manusia yg bisa mencapai alam sorga dan berada disisi para dewa dia tidak akan pernah abadi tinggal disorga karena ada batasannya untuk kembali dilempar ke BUMI sebagai tempat yg di peruntukkan untuk manusia....
Dan roh yg sudah terlempar itu berganti fisik mengalami SAMSARA /inkarnasi untuk kembali lahir menjadi manusia lagi dengan fisik yg berbeda.dan dengan nasib atau TAKDIR sesuai kwalitas KARMA yang Disandang dari kehidupan dikelahiran sebelumnya.
Selama jiwa manusia masih berputar pada siklus di 3 dunia dan di 7 lapisan SAMSARA.. selama itu jiwa/roh manusia tidak bisa mencapai Tuhan, dan selama itu juga ia akan ber pindah dari satu dunia kedunia lain dan dari satu lapisan kelapisan yg lain.
ALAM MOKSHA adalah Tempat tinggal TUHAN sebagai alam ke esaan...alam kebebasan. Alam ini berada di luar siklus 3 dunia dan 7 lapis samsara....Alam MOKSHA tidak memiliki keterikatan apapun, ALAM TUHAN YG ESA terbebas dari unsur dualitas.
ALAM MOKSHA/alam kesunyatan Adalah Alam keabadian, alam keheningan, alam kebahagian, alam yg tanpa keterikatan, alam tanpa Pamrih. Alam kedamaian..inilah tempat TUHAN HINDU BERSEMAYAM....
4 tujuan hidup manusia HINDU/catur purusha artha.. adalah........ DHARMA< ARTA< KAMA DAN MOKSHA... dengan dharma kita mencari harta, dengan dharma dan harta kita mengisi kama/kebutuhan.... dan dengan dharma arta kama yang baik kita menuju alam kebebasan, alam tanpa keterikatan, alam kedamaian, alam kesunyatan, alam kebahagiaan, alam keabadian yaitu MOKSHA..bersatunya jiwa dengan jiwa utama/brahman/tuhan/narayana/trimurti/hyang widhi...
ALAM MOKSHA tempat bersemayam TUHAN adalah sebagai tujuan akhir dari jiwa jiwa manusia HINDU yg direkomendasikan WEDA dalam CATUR PURUSA ARThA/4 tujuan hidup manusia hindu...
GOAL SETTING dari AJARAN HINDU untuk manusia HINDU....”Mokshatam jagathita ya ca iti dharma”....yang artinya ... “jagat/alam moksha hanya bisa dicapai lewat ajaran Dharma..ajaran Hindu/WEDA”......


Dlm Hindu-lah kt diajarkn Kebenaran yg Absolut,pncapaian akhir umat Hindu bukan Sorga, krn dsn ada Kemelekatan,keegoan,kaserakahan.Sama dg tujuan trtinggi dr tapa brata yoga samadhi adlh one pointedness,penyatuan, penyatuan dg sumbernya(Brahman)>Mokhsa.


Syorga - Neraka adalah kepanjangan dari konsep prilaku dasar manusia dlm Rwa-Bhineda. Baik-buruk, hadiah-hukuman, sanjungan-pelecehan, dosa-pahala, untung-rugi, dst nya. Jadi, alamnya masih alam material/terbatas bukan spiritual/tak terbatas. Alam BHUR.
Orang yg berfikir jangka pendek, cenderung menggeser spiritualisme ini ke arah ranah material yg terbatas.
Dan krn saat ini manusia yg diliputi TAMAS, yg masih bekutat di sekitar kebutuhan perut, sangat antusias dgn konsep itu.
Shg tidak sempat mencermati tujuan hidup yg lebih hakiki, yaitu MOKSA. Tuhan pun, dikesankan sibuk sekali dgn itung2 untung-rugi perilaku bahkan sampai "mengancam" manusia ciptaaNya sendiri.
So, marilah kita lebih menghayati GITA, sbg Kitab Suci yg diturunkan saat dunia masih tdk pake hitung2an dagang thd prilaku manusia.


 Sorga / suarga dan neraka berasal dari bhs Sanskerta yg dipakai di dlm Veda






Jumat, 17 Juli 2015

Rudraksha dan orgonite



















Dupa herbal yang dipasupati

 









Dupa Kaori merupakan Dupa Harum 3 Warna Tri Datu ( merah-putih-hitam ) dengan aroma khusus Kaori yang tersedia dlm 2 pilihan yaitu: Dupa Kaori biasa dan Dupa Kaori yang sudah dipasupati = Dupa yg telah dipasupati dan diadhistana ( diberkati ) berdasarkan metode Tantra Yoga yang gaib dan melalui Titah Rahasia Hyang Shakti dengan perantara Dokter Gede Kamajaya dan Ibu Putu Rahmadewi ( Praktisi Yoga )

Dupa Kaori untuk air purification, aromatheraphy dan meditasi :

Isi 1 bungkus/pcs : 15 stick, panjang : 25,5 cm, daya tahan : 40 mnt
Isi 1 box : 10 bungkus/pcs
Produksi : , Bali

Harga :

- Harga Dupa Kaori/box ( Yang Sdh Diadhistana ) : Rp.55.000,-
- Harga Dupa Kaori /box( Yang Tdk Diadhistana ) : Rp.25.000,-


Kasiat Dupa Kaori ( Yang Sdh Diadhistana ) :

- Dalam radius 9 meter sanggup membersihkan energi negatif ( hantu jahat, ilmu hitam, aura buruk, dll ).
- Memancarkan energi kesadaran spiritual, cinta kasih, ketenangan, dan aura positif.
- Meningkatkan kesadaran rohani dari setiap orang dalam radius 9 meter.
- Mempercepat kontak batin atau kekhusukan bagi praktisi rohani saat meditasi atau sembahyang.
- Menciptakan energi pelindung gaib dalam radius 9 meter.



Manfaat Dupa Kaori ( Yang Sdh Diadhistana ) :

- Cocok untuk menangkal ilmu hitam.
- Cocok untuk menangkal roh jahat.
- Cocok untuk membersihkan pekarangan tenget/angker.
- Cocok untuk ibu-ibu yang memiliki bayi sering menangis malam-malam karena gangguan makhluk halus.
- Cocok dipakai di tempat-tempat yang sering ada kesurupan.
- Cocok untuk membantu menambah kekhusukan saat sembahyang/ meditasi.
- Cocok untuk menenangkan vibrasi/suasana lingkungan.
- Cocok untuk digunakan di toko/warung agar tidak diganggu santet/ilmu hitam, dll.


Kalau terjadi hal yang darurat ( misal ada kesurupan/bayi menangis terus dimalam hari tanpa tahu penyebabnya ) tancapkan 11 stick dupa di depan pintu utama bukan pintu gerbang, kalau seharinya cukup tancapkan 3 stick dupa warna merah + hitam + putih di kamar atau di pekarangan rumah.


Penggunaan di toko/warung tempat usaha tancapkan 3 stick dupa warna tri datu setiap hari di pelangkiran/di depan toko.




Air Minum Kaori ( Air Yang Sdh Dipasupati )





Air Kaori ini telah diproses melalui pemberkatan kekuatan spiritual yang disebut Pasupati dan Adhistana. Melalui perantara dr. I Gede Kamajaya dan Ibu Putu Rahmadewi kini Air Kaori dipenuhi dengan kandungan kekuatan spiritual yang bernama "CAHAYA BOLA EMAS"

Manfaat Air Minum Kaori

1. Membersihkan Aura negatif dlm tubuh
2. Menyembuhkan berbagai penyakit medis & non medis ( akibat gangguan energi negatif, kerasukan atau gangguan roh jahat, ilmu hitam )
3. Mengandung energi cahaya jiwa yang bisa mendamaikan hati, menentramkan pikiran dan menghilangkan stres
4. Meningkatkan stamina dan vitalitas
5. Bisa dipercikan diseluruh areal rumah / pekarangan untuk menetralisir energi negatif
6. Menyegarkan jiwa, hati, pikiran dan tubuh


Cara memprogram Energi Spiritual "Cahaya Bola Emas"

> Minumlah minimal setengah gelas air "KAORI" setelah itu lakukan afirmasi ( sesuai organ yg sakit ) misalnya : sakit kepala   "Cahaya Bola Emas sembuhkan sakit kepala saya"
> Lanjutkan pengucapan secara berulang ulang   "Cahaya Bola Emas... dst" ( minimal 3 - 5 menit diprogram, semakin lama semakin maksimal hasilnya )
> Untuk penyembuhan seluruh tubuh, afirmasi bisa diganti sbb : "Cahaya Bola Emas sembuhkan Jiwa, Pikiran dan Tubuh saya"

Harga :

- Harga Air Kaori/botol 15 ml ( Yang Sdh Diadhistana ) : Rp.15.000,-
- Harga Air Kaori /botol 30 ml( Yang Tdk Diadhistana ) : Rp.30.000,-





Untuk pemesanan di luar Bali minimal 3 box dan harga tersebut belum termasuk ongkos kirim. Harga sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan pesanan.



Sebelum dupa dikeluarkan dari box/bungkusnya, adhistananya tidak akan punah/hilang.



Pemesanan diatas 1,50 kg ( 1 kg = 3 box ) diberikan harga grosir.


Kedai O'onk


DUPA, bunga, dan tirta merupakan perlengkapan sembahyang yang sering dipakai umat Hindu. Ini membuat keperluan terhadap perlengkapan ini khususnya dupa terus meningkat. Ni Kadek Winie Kaori I.M., S.E. membaca peluang itu dan memproduksi dupa. Di Denpasar, banyak yang memproduksi dupa. Tetapi, perempuan yang akrab disapa Kaori ini menghadirkan sesuatu yang istimewa untuk dupa produksinya.
Setahun yang lalu, saat anak keduanya berusia seminggu, ia kerap menangis, dan Kaori bingung. Ia merasa bayinya tidak sakit, tidak haus, dan tidak lapar. Di tengah kegalauan hati, ia menghubungi dua koleganya, dr. Gede Kamajaya dan Putu Rahmadewi. “Keduanya praktisi yoga yang banyak membantu saya. Melalui konsultasi, mereka lalu meminta saya menyalakan dupa. Keduanya memberikan energi positif untuk dupa tersebut dari kejauhan. Lima menit setelah menyalakan dupa yang dipasupati dari jarak jauh, bayi saya tenang. Tiga hari berturut-turut saya menyalakan dupa yang dipasupati, ternyata hasilnya luar biasa. Bayi saya tidak pernah menangis lagi pada malam hari,” ungkap tiga anak ini, Putu Pasek Wiweka P., Made Pasek Saka Mandara P., dan Komang Saka Kinten Kireina P.
Dari pengalaman pribadi tersebut, Kaori tergerak untuk membantu orangtua yang memiliki masalah serupa. Ia lalu membuat dupa yang dipasupati oleh kedua praktisi yoga tersebut. Dupa pasupati ini bukan hanya bermanfaat untuk menenangkan bayi yang kerap menangis di malam hari. Masih ada khasiat lain dari dupa pasupati ini. “Dalam radius sembilan meter, dupa pasupati ini sanggup membersihkan energi negatif; memancarkan energi kesadaran spiritual, cinta kasih, dan aura positif; meningkatkan kesadaran rohani; mempercepat kontak batin bagi praktisi spiritual saat meditasi atau sembahyang; dan menciptakan energi perlindungan gaib dalam radius sembilan meter,” papar istri Putu Pasek Sandoz Prawirottama, Ketua Hipmi Bali ini.
Selain dimanfaatkan di rumah, dupa pasupati ini bisa dipakai untuk menangkal energi negatif di tempat usaha, seperti warung dan toko. Pemilik usaha hanya perlu menyalakan tiga batang dupa tridatu tiap hari di palangkiran. Dupa pasupati produksi Kaori memiliki dua jenis, tridatu yang terdiri dari tiga warna dan tahan 30 menit serta mandara yang tahan 2 jam. Kedua jenis dupa ini sama-sama memberikan kekuatan selama 24 jam sejak dinyalakan.
Jika terjadi hal yang darurat, misalnya ada yang kesurupan atau bayi tiba-tiba menangis di malam hari tanpa tahu penyebabnya, disarankan menyalakan 11 batang dupa pasupati ini di depan pintu utama, bukan pintu gerbang. Untuk sehari-hari cukup menyalakan dupa tridatu di kamar atau di pekarangan rumah.
Dupa pasupati yang resmi diluncurkan saat Pesta Kesenian Bali 2010 ini ternyata mendapat tanggapan luar biasa dari masyarakat. Tak hanya masyarakat Bali yang memanfaatkannya tetapi sudah sampai di Jawa, Kalimantan, dan NTB serta di daerah-daerah yang memiliki komunitas umat Hindu. “Kami juga memproduksi air minum Kaori yang bisa membersihkan aura negatif dalam tubuh, menyembuhkan berbagai penyakit medis dan nonmedis, meningkatkan stamina, serta menyegarkan jiwa, hati, pikiran, dan tubuh.
Air minum Kaori ini diproses melalui pemberkatan kekuatan spiritual yang disebut pasupati dan adhistana. Air minum ini dipenuhi kandungan kekuatan spiritual bernama cahaya bola emas,” tandas Runner Up Teruni Denpasar tahun 2004 dan Jegeg Bali tahun 2005 ini.
Di tengah persaingan produksi dupa, alumnus Fakultas Ekonomi Unud tahun 2006 ini tak merasa terganggu. Bahkan ia senang bisa ikut berkiprah untuk memberikan sesuatu bagi masyarakat. Karena itu, ia mencari sesuatu yang beda dan menemukan dupa pasupati sebagai berkah yang bisa dipilih dan dimanfaatkan masyarakat. Putri pasangan (alm.) I Wayan Bukel-Ni Ketut Suati ini mengaku banyak belajar dari pengusaha dupa lain agar bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Salah satu yang ia pelajari adalah proses pembuatan dupa. Kaori dengan CV Saka Mandiri Pratama miliknya selalu mengutamakan proses pembuatan dupa yang sukla. “Kalau masyarakat lebih menyukai dupa buatan luar Bali bahkan luar Indonesia, apakah bisa menjamin proses produksinya mengutamakan bahan yang sukla. Kalau kami, sukla menjadi prioritas. Semua yang kami pakai merupakan bahan sukla,” tegas perempuan yang sejak kecil bercita-cita menjadi pengusaha sukses ini.
Dokter Kamajaya dan Putu Rahmadewi menambahkan, pembuatan dupa pasupati menggunakan teknik yoga tantra disertai ritual berupa mantra dan konsentrasi. “Memasupati satu dupa sama dengan 1000 dupa. Kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat dalam pelayanan kepada masyarakat,” tandas dokter asal Nusa Penida ini. (wah)
Kedai O'onk



SULUHBALI.CO, Denpasar –Perusahaan Dupa Kaori berdiri sejak 3,5 tahun yang lalu.  Awal mulanya usaha ini dimulai dari modal  Rp. 500.000 dan di kerjakan di  garasi rumah. Alasan pendirinya, karena dupa merupakan kebutuhan pokok umat Hindu, dan di samping itu pasar di Bali sendiri masih di suplay dupa dari luar Bali.
Dari situlah, Ni Kade Winie Kaori Intan Mahkota, SE, yang akrab di panggil “Kaori” mempunya satu keprihatinan, kenapa orang bali sendiri tidak membuat dupa yang asli bali, “Dari kita, oleh kita, untuk kita,” ujar pengusaha muda ini.
Melihat kondisi tersebut, Kaori mulai belajar cara pembuatan dupa, bagaimana marketingnya, dan mencari tahu seperti apa kebutuhan masyarakat akan dupa itu sendiri, “Tetapi itu tidak langsung atau serta merta kita membuat dupa pasupati yang sekarang menjadi dupa unggulan.”
“Pada awalnya saya memproduksi dupa biasa yang sering orang pakai sehari – hari, dari situ saya melihat bagaimana kebutuhan orang Bali akan pemakaian dupa yang sangat banyak. Saya juga memperhatikan dupa seperti apa jenisnya dan dengan harga yang bervariasi. Setelah saya survei ke beberapa pasar khususnya di Bali, kebutuhan dupa setiap harinya bisa mencapai 1 ton. Itu baru setiap harinya, belum lagi ada Rerainan seperti, Purnama, Tilem, Kajeng Kliwon dan hal – hal yang menyangkut upacara besar lainnya,”  jelas Direktur Utama PT.Sasjam Riri ini.
Kata Kaori, kebutuhan dupa itu seperti beras, “Jadi kenapa tidak usaha dupa kita manfaatkan sebagai usaha keluarga yang juga memberi pekerjaan untuk yang masih menganggur. Memiliki usaha home made membutuhkan tenaga kerja yang banyak, jadi kita bisa memberi peluang kerja untuk mereka yang tidak memiliki pekerjaan.”
 Awal Mula Nama Dupa Kaori
Awal mula nama dupa Kaori berasal dari nama namanya sendiri yang artinya harum, dan dari situ saya ambil makna bahwa dupa kaori adalah dupa yang harum. Setelah setahun pabrik dupa dibuat di Ubud, pesanan semakin banyak dari para konsumen, “Dari situ saya bisa mempekerjakan sekitar 110 orang. Untuk pusat kantornya didirikan di Mas Ubud dan juga di Patemon Buleleng sebagai pabrik pengemasan produk ini.”
Setiap tahunnya dilakukan peningkatan jenis produksi dupa dan sampai sekarang sudah ada 28 jenis dupa, dari dupa harian, dupa pasupati dan dupa yang lainnya, “Saat ini kita sudah menciptakan dupa yang bisa bertahan hidup selama 5 jam. Jenis ini tercipta karena begitu banyaknya permintaan yang ingin diciptakan dupa yang bertahan lama,”

Kedai O'onk 


dogma agama memenjara kesadaran

Mas...ada kabar musola di Irian dibakar pas sholat ied...aduh , sedih dan capek rasanya...masalah agama ini ga habis2 ya ...terus aja ada...kapan sih kebebasan dan kemerdekaan beragama & beribadah bisa bener2 terwujud di Nusantara ini?
J: Sobatku, sesungguhnya dogma2 & agama telah hadir dengan mengikat bahkan memenjara kesadaran kemanusiaan. Menciptakan batas dan tembok, bahkan jurang pemisah yg sangat dalam antara manusia. Jadi sahabatku, jangan lagi engkau mimpi dan masih saja berharap bahwa dogma2&agama yang sudah mengikatmu-memenjara pikiranmu-membuat kesadaranmu terpisah dengan hakikat kemanunggalan semesta alam, kemudian akan memberimu kebebasan dan kemerdekaan.
Sesuatu yg telah mengikatmu, memperbudakmu, apalagi memenjara pikiranmu, tidak mungkin kemudian bisa memberimu kebebasan & kemerdekaan yg sejati.
Kalau engkau (kesadaranmu, batinmu) mau benar2 merasakan bebas dan merdeka, tidak ada cara lain, lepaskanlah segala kemelekatan dogma2&agamamu, dan manunggallah dengan Sang Hidup. Tiada cara lain. ^__^
_/\_
Rahayu.

SORGA, NERAKA ATAU MOKSA ?


 copas
SORGA, NERAKA ATAU MOKSA ???
Sindu : Udah 2 kali kita dialog keTuhanan. Sebelumnya kamu yang banyak tanya. Untuk kali ini, bolehkah aku yang bertanya padamu bro ?
Slim : Bertanya ape ? Jangan yang ruwet-ruwet ya. Capek mikirnya.
Sindu : Santai aja. Sambil ngopi. Oh Ya apa tujuan agamamu kawan ?
Slim : SURGAAAAAAAAAAAA……
Sindu : gak usah buka mulut terlalu lebar kawan, tar kemasukan lalat. Ooo Surga. hemmmm. Boleh ceritakan surge itu seperti apa ?
Slim :Dalam kitabku tertulis Adalah sebuah tempat yang paling indah, indaaaahhhhh sekali. Dan berada di sisi Tuhan. Alamnya yang hijau, sungainya berliku nan jernih , orangnya ramah-ramah, wanitanya cantik-cantik . Prianya ganteng-ganteng, berlimpah makanan yang enak-enak.
Sindu : wow ,,,,keren sekali mas Bro…..Kira-kira di bumi ini tempat seperti itu mirip dimana ya ??? apakah di Eropa, di Timur Tengah atau di Nusantara kita ini ?
Slim : Kayaknya sih di Nusantara kita bro…Nusantara kita ini memang Indah. …Aku bangga ama nusantaraku.
Sindu : Lalu ceritakanlah neraka itu wahai …sang ahli kitab!!!
Slim : Neraka adalah dimana sebuah tempat yang amat buruk. Tandus, kering, bebatuan, susah air, para penjahat berkumpul. Tempat orang di siksa, di rajam, di gantung, di bakar, mirip seperti penjara. Saling bunuh, saling sikat, pemerkosaan dimana-mana.
Sindu : wow,,,,serammmm….Kira kira tempat itu kalau di bumi mirip dimana ya ? Apakah di Eropa, di Nusantara ini, atau di Timur Tengah?
Slim : mmmmmm…..kayaknya sih mirip Timur tengah bro…..disana gak pernah damai soalnya. Orang sembahyang aja bisa di bom.
Sindu : he he he mungkin itu sebabnya ya, penduduk disana sampai mengungsi dan rela menaiki perahu kecil, ada yang tenggelam dalam menyebrangan untuk mencari sorga yang diceritakan dalam kitab.
Slim : bukan gitu bro. Mereka kan cari tempat yang lebih aman. Kalau surga yang sesungguhnya nanti kan bisa didapat kalau kita sudah meninggal.
Sindu : kalau udah konflik spt itu, kemana ya Tuhannya bro ? Masak gak lihat umatnya bertikai ? Mungkin Tuhannya bingung mau bela siapa. HAbis, sesama pihak yang bertikai sama-sama teriak nama Tuhan sih. Ngomong-ngomong, syarat masuk surga itu seperti apa ?
Slim : Harus beriman kepada Tuhanku bro. Dan tidak boleh menyembah selain Tuhanku.
Sindu : Apakah aku bisa dijamin masuk surga kalau aku masuk agamamu ? Mana yang lebih penting iman atau kelakuan baik ?
Slim : Jamin dong. KArena itu janji Tuhanku. Iman jauh lebih penting dari segalanya.
Sindu : Wow…walaupun kelakuanku jahat tetap akan masuk sorga ?
Slim : Masuk neraka dulu bro, habis itu dapat surga. Karena itu adalah janji Tuhanku.
Sindu : Wow Keren sekali. Orang jahat bisa ngumpul dan duduk bareng ama orang yang baik. Berarti hasil akhir yang didapat oleh orang jahat dan orang yang baik sama aja bro. Gak kecewa nanti yang berbuat baik? toh juga hasilnya sama? Bukankah dengan adanya jaminan asal beriman akan masuk sorga, membuat orang-orang tidak takut berbuat kejahatan ?
Slim : he hehe. Kita nunggu kiamat dulu baru nanti pengadilan sorga neraka akan di buka. Biarkan nanti Tuhan yang mengadili. Itu urusan Tuhan.
Sindu : walaupun aku berbuat baik di bumi ini, tetapi aku tidak beriman di agamamu, apakah bisa masuk surga ?
Slim : Jelas Tidak bisalah. Surga itu udah di kontrak ama Tuhanku. Dan orang Kafir / orang diluar agamaku tidak berhak akan surga. KAfir tempatnya di neraka aja. Surga hanya tempat orang-orang beriman seperti aku.
Sindu : Fir,,,,fir,,,fir,,,,oh nasibmu kelam banget. Tuhan sepertinya hanya berpihak pada agama tertentu saja. Yang aku tidak mengerti, kenapa Tuhan menciptakan kafir, apa sulitnya kalau Tuhanmu memang maha kuasa untuk membuat kafir itu beriman ? Lalu kenapa orang-orang yang dikatakan beriman saling baku bunuh tiada hentinya ? Oh calon penghuni surga….. sungguh aku bingung- sangat bingung…….kalau kamu tidak bisa jawab, aku akan tanya sama rumput yang bergoyang …..du du du duuuu,,,,,oooooooo,,,,,,,du du du,,,,ooooooo
Slim : Ah,,,yang baku bunuh itu Cuma agama di KTP aja,,,tidak bener-bener beriman. Yang begituan nanti masuk neraka aja.
Sindu : Lho tadi katanya asal masuk agamamu jamin masuk surga, sekarang kalau kelakuannya kaya gitu, akan masuk neraka. Yang paling penting mana sih syarat masuk surga ? beriman atau kelakuan baik?
Slim : aku bingung dah….yang jelas orang yang beriman pasti kelakuannya baik.
Sindu : apakah orang-orang yang dikatakan teroris itu tidak beriman ? jangan salah lho, dia merasa jauh lebih beriman daripada kamu. Dia menunjukan dirinya rela mati demi membela agama ? kamu berani gak ? kalau gak berani itu buktinya kalau mereka itu merasa lebih beriman daripada kamu.
Slim:…..arahhhhhh…..lama-lama kamu bikin aku botak bro. Aku sekarang balik nanya. di Agamamu percaya gak adanya surga dan naraka ? lalu apa tujuan agamamu ?
Sindu : Yah,,,,jelas percaya dong. Kata surga dan neraka itu berasal dari bahasa sansekerta/ bahasa dalam kitab Weda. Tapi sayang, itu bukan tujuan kami. Itu hanya tempat sementara untuk menjalani proses kehidupan berulang-ulang. Tujuan kami adalah moksa. Bukan disisi Tuhan, tapi menyatu dengan Tuhan. Namun sebelum kami mencapai tujuan akhir tersebut, kami harus mencapai Moksa di bumi ini dulu / kebahagiaan duniawi yang disebut dengan Jiwatman Mukti. Perbuatan baiklah yang nantinya mengantarkan kami menuju Moksa melalui kelahiran kami secara berulang-ulang.
Slim : berarti hidup bukan sekali bro ?
Sindu : Ya nanti aku jelaskan di lain waktu. Tentang kelahiran berulang-ulang. Kita focus hanya surga dan neraka.
Slim : Apa indahnya menyatu dengan Tuhan, lebih indah dari surga ?
Sindu : Yahhh,,,,kalau kamu percaya Tuhan adalah sumber dari segalanya termasuk sumber keindahan dan kenikmatan, jelas enakan menyatulah. Menyatu ama istrimu kan lebih nikmat ketimbang hanya melototin aja…xi…xi,,,xi,,xi,,,,,,
Slim : Syarat untuk bisa moksa gimana bro ?
Sindu : syaratnya hanya berbuat baik di setiap kehidupan. Menjalankan Tri Kaya Parisudha . Berfikir, berkata dan berbuat baik. Kalau dah bisa spt itu, agama itu gak penting. Karena aku sadar aku belum mampu berbuat baik , makanya aku butuh pengetahuan dari agama yang disebut dengan Weda. Agamaku gak menuntut seseorang harus mengetahui isi dari Weda, Agamaku tidak ada ancaman neraka kalau tidak percaya akan Weda. Ibaratnya Agama hanya sebagai penerang dan penuntun dalam kegelapan. Jika kamu sudah bisa merasakan antara gelap dan terang adalah sama, agama itu gak perlu.
Slim : Bener gak ada janji manis surga atau ancaman neraka di agamamu ?
Sindu : Yah,,,,gak percaya. Coba aja kamu mendidik anak-anakmu dengan segala ancaman. Kamu siapkan gergaji, palu, dan cambuk. Lalu ancamlah anak-anakmu dengan benda2 itu setiap kali ia nakal. Apakah anak itu akan tumbuh memiliki kepribadian yang baik ??? atau kamu mendidik anak2mu dengan mengumbar janji-janji. Agar ia mau melakukan sesuatu, kamu selalu menjanjikannya. Aku jamin anak-anakmu akan tumbuh menjadi pribadi yang tamak dan malas. Hanya mau berkerja kalau lihat hasil Bukan berkarya dengan kesadaran.
Slim : Ya ya ,,,aku sudah mulai paham,,,,ternyata ada tujuan yang lebih tinggi daripada sekedar surga. Aku baru sadar dan tau surga tidak ubahnya seperti pemuasan sang tubuh. Sang tubuh butuh segala kenikmatan spt yang ada di dunia ini. Tapi sang jiwa sepertinya tidak membutukan itu. Oke aku sudah ngantuk…..lain kali sambung kembali. Trima kasih……
-Tetaplah bijaksana karena semua agama mengajarkan kedamaian, hanya perilaku penganutnyalah yg membedakan hasilnya. Surga, Neraka, Moksa adalah sebuah proses dalam setiap jengkal kehidupan-
Selamat Menyambut Hari Raya Galungan
Selamat Menyambut Hari Raya Idul Fitri
‪#‎RobertKusuma‬

TAKDIR VS HUKUM SEBAB AKIBAT ? HIDUP SEKALI VS BERKALI-KALI?


 copas
TAKDIR VS HUKUM SEBAB AKIBAT ? HIDUP SEKALI VS BERKALI-KALI?
Slim ; PAgi Sindu ….
Sindu ; eh,,pagi juga. Pagi2 dah dapat tamu special lagi.
Kris : biasa kita masih penasaran dengan perbincangan kemarin. Si Slim katanya gak bisa tidur malah,,,,dulu dia mikir tujuan terakhir adalah surga surga surga,,,,eh sekarang mulai memikirkan moksa…udah mulai kena racun si Sindu dia,,,,
Sindu : memikirkan moksa boleh,,,asal jangan maksa,,,,he he he he,,,,,perlu perenungan yang mendalam kawan.
Slim : kok banyak ada kertas kecil-kecil bro ? OOOhh semuanya berisi tulisan ya ??? hmmmmm,,,,,ada Tulisan kemarahan, ketamakan, iri hati, malas, kebimbangan, kesedihan, kecemasan, ketakutan, dendam, dll ….untuk apa kamu menulis semua ini ?
Sindu : He he he….Kemarin kan hari pengejukan, pengejukan bisa di artikan mengikat, Jadi yang aku ikat adalah hal-hal buruk yang ada dalam diriku. Tadi malam aku letakan semua tulisan ini di bawah pantatku. biar mirip seperti lukisan Dewa Siwa yang menduduki harimau. Artinya beliau sudah mampu menundukan sang Ego.
Slim : Trus di hari penampahan ini, kamu apakan tulisannya semua ?
Sindu : Aku bikin api suci dulu, dan aku bakar satu persatu…,
Slim : Tujuannya?
Sindu : Ya harapanku biar bisa menang melawan hal-hal negative dalam diriku sendiri. Karena hari Galungan adalah hari kemenangan sang diri melawan ketidak benaran yang ada dalam sang diri juga. Ini ritualnya bro….kalau prakteknya setiap hari, harus ditumpas dengan senjata yang bernama ilmu pengetahuan.
Kris : Bukannya makna pengejukan dan penampahan artinya tangkap babi dan menyembelih babi bro ?
Sindu : he he he he …makna utamanya adalah seperti yang aku bilang itu, ritualnya adalah potong Babi. Kalau bisa memtong lehernya babi kecil sampai putus. Karena babi adalah symbol dari kemalasan, ketamakan, nafsu dll. Bukan Babi hutan lho ya.
Slim : ha ha ha ha ha ,,,,,apa gue bilang babi itu haram bro,,,,,itu memang tidak layak untuk dimakan…. Keren kan aturan dalam agama gue.
Kris : tapi itukan daging terenak di dunia ? masak gak boleh dimakan ? kalau itu memang jelek, harusnya setiap orang makan daging itu keracunan atau berumur pendek. Faktanya orang-orang baik –baik saja.
Sindu : Yah,,,apapun yang berlebih pasti buruk jadinya. Begitu juga kalau santap daging kambing. Kolesterol dijamin naik bro. Apapun yang diciptakan oleh Tuhan pasti ada tujuannya. Dalam keyakinanku Tuhan tidak pernah memandang mahluknya sendiri adalah sebuah kegagalan produk. Semua yang tercipta di dunia ini pasti ada guna dan manfaat. Apa manfaat dari Babi, tanya aja Mbah Google,,,,disana banyak dijelaskan. Ketimbang kita sibuk mencari kejelekan ciptaan Tuhan, mending kita cari manfaatnya.
Kris : jangan- jangan saking enaknya tuh daging, orang-orang di tanah kering sampai-sampai melakukan pertikaian gara-gara memperebutkan daging super enak tersebut ??? ….. agar tak terjadi pertikaian itu, sang pemimpin yang bijaksana menjelaskan kalau daging itu haram,,,,,,ha ha ha ha ,,,masuk akal gak bro ???
Slim : walah,,,,keluar lagi nih ilmu cocok loginya,,,,
Sindu : he he he he,,,,kalau gitu kita gak usah bahas tentang Babi.
Kris : ngomong-ngomong, kenapa babi ini yang terpilih di bunuh ya? maksudku, babi yang kita santap kemarin itu lho, kenapa gak babi yang itu atau yang itu? kan banyak kau punya babi Ndu ?
Slim: lho kok ngomongin babi lagi. Najis tau,,,,mungkin maksud si Kris begini, kenapa kita lahir bisa berbeda-beda jalan hidupnya ? ada yang ganteng/cantik ada yang buruk dan cacat. Ada yang hidupnya berkelimpahan harta, ada juga yang miskin menderita seumur hidupnya. Ada yang selamat sampai tua, ada yang mati muda, Apa yang menyebabkan itu ?
Sindu : menurut kalian sendiri apa penyebabnya?
Kris : menurut aku sih takdir
Slim : Menurutku juga takdir.
Sindu : Yang menentukan takdir ?
Slim : Tuhan bro,,,,Tuhan dah ngatur segalanya ketika manusia atau mahluk itu belum tercipta di dunia ini. Jadi jalan hidup kita udah di tulis oleh Tuhan sebelumnya.
Sindu : Apakah tulisan Tuhan tentang jalan hidup itu menyangkut juga kegiatan-kegiatan kecil kita seperti potong kuku, menyapu, membersihkan tai hidung, bab, kencing , menulis dls ? Hp ku kemarin sempat mati, ternyata aku lupa colokin, apakah itu juga Tuhan yang mengatur ? Termasuk kemarin, karena saking enaknya daging babi, si Kris banyak makan dan dia mual-mual. Apakah itu juga diatur oleh Tuhan.
Kris : Ssssstttt,,,jangan bilang-bilang bro kalau aku itu sampai mual-mual. Nah lho,,,,,mulai bingung nih kita,,,,,biasanya sih orang bilang kalau jodoh di tangan Tuhan, tapi kalau dah cerai, itu kehendak pasangan,,,,,xi,,xi,,,xi,,xi,,,,,Kalau dapat rejeki itu dari Tuhan, kalau ketahuan nyolong sandal di tempat suci, itu bujukan setan,,,,,,,xi,,xi,,xi,,,,ternyata ada pihak lain juga yang ikut mengatur kehidupan kita yaitu si setan,,,,,,yang jadi masalah si setan bisa masuk ke tempat suci,,,,xi,,,xi,,xi,,xi,,,,
Slim : ah kau,,,,selalu nyindir aku,,,,,karena sandal yang hilang paling banyak di tempat suciku,,,,sampai dibuatkan iklan lagi,,,,,,,,wakakakakkakakkakak.
Sindu : kalau semua sudah tertulis dari sononya, ngapain kalian kerja “pergi pagi pulang pagi “ “hanya untuk mencari rejeki “ ? harusnya santai aja, kan udah diatur.
Slim : Beh,,,si Sindu penggemar Armada Band. Ngomongnya sambil nyanyi,,,,nah itulah bro,,,katanya Tuhan gak mau mengubah nasib kita kalau kita sendiri tidak mau mengubah nasib diri kita sendiri.
Sindu : Trus tulisan yang katanya udah di tulis Tuhan dari sononya itu untuk apa ???
Kris : iya ya,,,,,untuk apa coba ? mikirrrr.
Slim : kamu juga mikir dong,,,,
Kris : awas botak, biarin si Sindu aja yang botak,,,wakakakkakakak,,,,
Sindu : kalian hidup di Negara ini diatur oleh apa ? bukankah Negara ini mengatur kehidupan masyarakatnya dengan hukum ? Jika kalian berbuat baik dan berjasa pada Negara, itupun kalau Negara tau, kalian dapat tanda jasa atau penghargaan. Sebaliknya jika kalian berbuat jahat dan merugikan orang lain, itupun kalau Negara tau, kamu akan di hukum.
Slim : kalau Negara tak tau aku berbuat jahat???
Sindu : ya kamu bisa bebas …..
Slim : horeeeeee……
Sindu : horeeee apanya???? kamu bisa terbebas dari hukum Negara, tapi kamu tidak bisa bebas dari hukum sebab akibat atau dalam agamaku disebut dengan Karma Phala. Apapun yang kamu lakukan hukum ini mencatat secara detail, karena tindakan akan menghasilkan hasil. Orang sains menyebut hukum ini sebagai hukum aksi-reaksi. Kalau Negara mengatur dengan hukum, begitu juga Tuhan dalam keyakinanku mengatur kehidupan ini dengan hukum. Hukum Karma Phala adalah hukum teradil di alam semesta. Hukum ini tidak memandang jabatan seseorang, agama, suku , ras dan setiap mahluk hidup tak luput dari hukum ini.
Kris : apakah orang yang kentut juga di atur hukum ini ?
Sindu : kalau kamu tentut sembarangan, jelas orang tidak akan suka pada kamu.
Slim : apa hubungannya hukum ini dengan perbedaan kelahiran dan jalan hidup tiap manusia ?
Sindu : aku akan kasi 2 contoh kasus. Pertama ; Ada seorang ibu yang baik hati terlahir dari keluarga miskin. Ia menderita banyak hal dari kecil. Ketika ia dewasa, ia mendapatkan pasangan seorang prajurit Negara. Walaupun bersuamikan seorang prajurit, kehidupan nya belum juga lepas dari kemiskinan dan penderitaan. Kemudian ia dikaruniai 3 orang anak. Karena tugas sang suami di kota Aceh, ibu ini dan beserta anak-anaknya ikut berpindah tempat tinggal. Musibahpun datang…bencana Tsunami melanda kota tersebut. Dan Ibu ini kehilangan seluruh anggota keluarganya. Tinggalah ia sebatang kara dengan kondisi sakit-sakitan. Pertanyaannya , apakah Tuhan sekejam itu menciptakan jalan hidup atau takdir mahluknya ? Kenapa Tuhan memberikan jalan hidup yang begitu tragis pada ibu itu ?
Slim : Yah,,,karena Tuhan kan sedang menguji keimanan dan ketaqwaan si ibu itu. Dunia ini kan tempat ujian.
Sindu : Apakah seberat itu ujiannya ? kenapa manusia yang lain gak seberat itu ujiannya ? Jika Tuhan adalah maha tau, kenapa butuh nguji mahluknya dulu ? bukankah menurut keyakinanmu Tuhan sudah menuliskan jalan hidup sebelumnya ?
Kris : Bagi ibu itu sih boleh dibilang dapat ujian, tapi bagi suami ibu itu beserta anak2nya yang meninggal gimana ? apa bisa orang yang meninggal dibilang dapat cobaan ?
Sindu : Dalam keyakinanku di Hindu, tidak ada istilah mendapatkan cobaan. Siapa yang mencoba ? apakah Tuhan atau setan ? Kalau Tuhan yang mencoba, bukankah beliau adalah maha tau, kenapa musti mencoba lagi baru beliau tau ??? kalau setan diberikan mencoba, berarti Tuhan melakukan pembiaran. Pembiaran adalah kejahatan serius. Menurutku yang ada adalah hukum sebab akibat itu yang sedang berjalan. Siapa kita hari ini di tentukan oleh apa tindakan kita di kehidupan sebelumnya dan juga apa yang sudah kita lakukan hari ini. Sri Krisna yang berwujud manusia dan para nabi pun rasanya tidak lepas dari Hukum ini. Karena beliau-beliau ini dalam cerita meninggal dalam keadaan yang tidak wajar.
Slim : seperti aku hari ini, hidupku belum juga mapan dan umurku makin tua, tapi belum juga dapat jodoh,,,, hik. hik.,,,
Kris : he he he,,,,,kalau mendengar penjelasan si Sindu, bisa aja kamu Slim hidupmu dulu muda foya-foya, tua kaya raya dan beristri banyak, sampai-sampai tetanggamu gak dapat istri, karena kamu rebut calon istrinya orang,,,,,terima deh sekarang spt ini,,,,,wakakkakakkak
Slim : ngenyek,,, ngenyek,,,,, seneng,,,,seneng,,,lihat teman susah,,,,,,,Trus apa bukti aku pernah hidup sebelumnya Ndu?
Sindu : aku tidak menjawab itu hari ini, kita focus dulu tentang kenapa timbul perbedaan jalan hidup seseorang. contoh kasus ke 2 : Seseorang anak bernama Japlak terlahir di keluarga penjahat. Dari kecil ia mendapatkan pendidikan tentang berbuat kejahatan. Tak satupun ada orang yang mau menarik ia kejalan yang benar. Ketika ia beranjak dewasa, ia menjadi penjahat kelas kakap. Namun disayang, Si Japlak tewas terkena timah panasnya polisi ketika sedang transaksi narkoba. Pertanyaannya , kenapa Tuhan menempatkan kelahiran si Japlak pada orang tua penjahat ? lalu kenapa tidak ada yang menarik si Japlak untuk keluar dari dunia hitam tersebut ? Sejahat itukah Tuhan menempatkan mahluknya ? Jika hidup ini hanya sekali, berarti bisa dipastikan si Japlak akan masuk neraka abadi. Dimanakah letak Tuhan sebagai maha pengampun jika memang hidup hanya sekali dan si Japlak akhirnya terlahir sebagai penghuni neraka abadi ??????????????
Kris : Aku pusing pala berbie.,,,,pusing pala berbie,,,,,ooooo,,,,,pusing pala berbie ,,,pala berbie,,,ooooooo
Slim : habis si Japlak mengikuti bujuk rayu setan sih,,,,,,,
Sindu : apakah yang menempatkan kelahiran si Japlak di keluarga penjahat adalah setan ? Ada orang yang terlahir sebagai orang cacat. Kenapa ia terpilih jadi orang cacat, kenapa bukan kamu slim ????
Slim : Syukur bukan aku,,,,mungkin aku dulunya hidup lebih baik ketimbang orang yang cacat,,,,
Kris : nah lho,,,,,kamu udah mulai percaya kalau hidup ini berulang-ulang,,,,,

HINDU RUMIT,

HINDU RUMIT, DAN MENYOGOK TUHAN ?
  Robert Kusuma
Kris : Pagi Bro Sindu…Sibuk sekali kamu menyiapkan hari Raya Galungan . Tapi asyik juga aku lihat lagi bakar Babi…… Kalau di agamaku sangat simple, paling Cuma nyanyi-nyanyi aja.
Slim : Ya Ndu,,,kamu sibuk sekali kelihatannya. Di agamaku juga simple. Kalau hari raya, cukup sembahyang aja di tempat suci. Gak perlu pakai sarana ribet-ribet. Gak perlu nyiapin buah-buahan , gak perlu sibuk cari janur untuk buat upakara, gak perlu repot-repot cari bunga dan hal2 yang membuat kita menjadi “pusing pala berbie”.
Sindu : Yah memang seperti inilah di agamaku. Ada beberapa ritual yang wajib aku jalankan.
Kris : Untuk apa beragama ribet bro ? bukankah agama bertujuan untuk mempermudah hidup? kalau kamu dipersulit, tinggalin aja yang seperti itu. Itu Kuno.
Slim : Ya betul. Apakah Tuhan butuh makanan itu ? yang kamu haturkan itu apa nantinya dimakan sama Tuhanmu ? Apakah kamu sedang menyogok Tuhanmu agar mendapatkan sesuatu ? Apa emang ada perintah dari Tuhanmu untuk menyiapkan segalanya ?
Sindu : Bagiku menyiapkan ini untuk hari besar bukanlah hal yang ribet dan rumit. Tuhan menciptakan kehidupan ini dengan dasar yadnya atau penuh pengorbanan dan sangat rumit untuk dipelajari. Jadi bisa menghaturkan yang sedikit rumit adalah kebanggaanku sebagai manusia yang bisa berkreasi maksimal untuk Beliau.
Kris : haruskah kamu mengadakan persembahan itu ?
Sindu : Gini bro…tidak ada kata harus dalam agamaku. Yang terpenting adalah kesadaran. Mari kita ibaratkan dulu Tuhan itu sebagai orang Tua dan kita sebagai anaknya. ketika kita masih kecil, kita menganggap orang tua kita sebagai tempat meminta dan memohon segala kebutuhan. Gak dikasi ngambek dan nangis. Sepertinya orang tua harus menuruti segala kemauan kita. Tapi setelah beranjak dewasa, kita sebagai anak akan mulai berfikir bagaimana caranya agar bisa memberikan sesuatu kepada Orang tua kita. Meskipun barangkali orang tua kita tidak membutuhkan pemberian dari kita. Tapi bukan nilai materi pemberiaan itu yang akan dilihat oleh orang tua kita, melainkan perhatian dan ketulusan sang anak.
Slim : Bukankah semua agama bersepakat bahwa Tuhan itu maha pemurah ? dan hanya kepadanya tempat kita meminta ?
Sindu : Betul Slim . Orang yang beragamanya belum dewasa, menganggap Tuhan adalah bapak penyedia segala kebutuhan manusia. Karena itu ia memandang Tuhan sebagai “order supplier” dan tidak lebih dari itu. Berbeda dengan orang yang beragamanya dewasa, menganggap Tuhan tidak sekedar penyedia layanan dan jasa. Ia mulai berfikir untuk memberikan sesuatu sebagai symbol pertukaran kasih antara dirinya dengan Tuhan. Ia tahu betul bahwa Tuhan tidak membutuhkan semua pemberiannya itu, tapi ketulusan dan bhaktilah yang dilihat oleh Tuhan.
Kris : Apakah jalan untuk Bhakti pada Tuhan hanya melalui persembahan-persembahan itu saja ?
Sindu : Tuhan maha tak terbatas. Begitupun cara berbakti kita padaNya tak terbatas juga. HAnya saja manusia adalah mahluk yang terbatas. Menurut ilmu psikologi dari Barat, manusia dikelompokan dalam 4 karakter saja antara lain : Koleris, Sanguinis, Melankolis dan Plegmatis. Begitu juga Hindu mengelompokan menjadi 4 bagian sesuai karakter manusia itu sendiri. Ada, Karma Yoga : Bakti dengan tindakan kerja keras, mengarahkan, dan tenaga. Bhakti Yoga ; dengan ritual-ritual yang meriah, gambelan dan nyanyian. Jnana Yoga ; adalah bakti dengan mempelajari kitab-kitab dan mengupas makna yang terkandung di dalamnya. Raja Yoga adalah bhakti dengan kesederhanaan,apa adanya bahkan tanpa sarana sesuai dengan karakter sang Plegmatis.
Slim : dari penjelasan si Sindu agama kita kok jadinya mirip seperti anak kecil yang selalu meminta aja …he he he he
Sindu : he he he wajar dong, karena disana terlalu banyak obral janji. Jadinya si anak manja,,,,,bisanya minta aja tanpa melakukan “pertukaran kasih” .
Kris : wah kalau gitu agamaku tergolong dalam Bhakti Yoga , karena banyak nyanyinya…..
Slim : mirip di Taman Kanak Kanak ya,,,,,makin kenceng nyanyinya makin bagusssss
Sindu : ssstttttt jangan saling menghina. Nenek bilang itu berbahaya.
Kris : Ndu,,,gimana cara mengukur atau melihat seseorang Hindu yang bisa disebut berbakti pada Tuhan?????
Sindu : simple bro. Hanya dengan mamahami tanda ini ( +) tanda plus . Cukup gak ruwet2.
Kris : Lho itu kan lambang agama gue ? ngapain loe bawa-bawa segala ke dalam pengertian agamamu ?
Sindu : Lho itu kan lambang di Hindu sejak jaman dahulu kala ? belum tau ya ?? ada dua garis vertical dan Horizontal. Disebut dengan tapak dara. Seperti tapak kaki burung dara. Dunia udah mengakui keyakinanku lebih dulu lahir dari yang lain. Jadi gak mungkin yang duluan niru yang belakangan. he he he
Kris : Coba jelaskan sekarang tanda plus itu yang berkaitan dengan bhakti ?
Sindu : Ada 5 point atau titik yang harus di capai agar bisa disebut Bhakti pada Tuhan dalam hal ini disebut dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Brahman. Intinya adalah pengorbanan secara tulus iklas. Garis ke atas adalah Dewa Yadnya . Bhakti dan pengorbanan pada para Dewa atau sinar suci Tuhan. Kalau Cuma rajin sembahyang dan berupakara di pura, itu baru satu point bro. Jangan kira diri kita sudah paling tau akan Hyang Widhi. Hyang Widhi itu luas cakupannya.
Slim : berarti orang yang rajin sembahyang dan berupacara belum tentu dikatakan dekat atau memahami Tuhan ? masih ada 4 point sebagai tolak ukurnya ya ???
Sindu : ya itu baru satu. ke dua adalah Garis Vertikal kesamping kanan adalah Rsi Yadnya. Yaitu bakti dan pengorbanan pada para guru suci. Karena beliaulah kita bisa memahami nilai-nilai luhur dalam kehidupan. jadi biasakan memberi sesuatu kepada para pemuka agama kita. Garis Vertikal ke kiri adalah Pitra Yadnya. Yaitu Bhakti kita pada para leluhur. Tuhan menciptakan kita melalui para leluhur ini. Bukan sim salabim tiba-tiba kita nongol. Garis ke bawah, Yaitu Bhuta Yadnya. Pengorbanan dan Bhakti pada alam, tumbuhan , hewan dan segala mahluk hidup yang ada di bumi ini. Yang terakhir adalah titik yang ditengah yaitu Manusia Yadnya adalah Bhakti dan melakukan pengorbanan pada sesama manusia tanpa memandang suku, agama dan Ras. Disamping itu adalah bhakti terhadap diri sendiri baik jiwa maupun raga. Kalau baik hanya pada umat seiman, itu belum sempurna kawan.Jika bisa melakukan ke-5 point di atas secara seimbang, barulah dikatakan orang ini memiliki spiritual yang bagus. Ke-5 point itu dilakukan secara sekala dan niskala. Secara niskala dengan serangkaian upacara/ ritual dan secara sekala adalah dengan action/ tindakan. Dan orang spt inilah yang paling layak disebut dengan penekun spiritual dan Bhakti pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Slim : Luar biasaaaaa…..he he he he aku Cuma baru rajin sembahyang bro,,,lihat jidat gue sampai hitam kepentok lantai,,,,tapi belum bisa merawat alam,,xi,,xi,,,xi,,,berarti aku baru dapat 1 point yo,,,,mih butuh lagi 4 point lagi.
Kris : Aku juga baru hanya rajin sembahyang dan bantu sesama manusia, yang lain masih belum. Baru 2 point.
Sindu : lewat lambang plus atau tapak dara inilah kita bisa mengukur seberapa luas kita sudah memahami beliau yang tak terbatas ini. Ngomong-ngomong babinya udah matang lho…aku mau menghaturkan dulu habis itu kita makan.
Kris : ayo ayo,,,aku udah laper ne
Slim : Harammmm….
Kris : kalau seandainya kamu Slim lagi tersesat di hutan atau gurun, dan hanya ada Babi makanan satu-satunya untuk bertahan hidup gimana bro ??
Slim : ya Halal….
Kris : xi,,,,xi,,,,xi,,,xi,,,,xi,,,,,,,, anggap aja kamu lagi tersesat hari ini,,,,,,,
Sindu : he he he Kris ,
Slim ; selamat Galungan ya Bro Sindu…….
Sindu : Trima kasih sobatku berdua. Semoga bermanfaat ....Bersambung.......

Tuhan hindu tidak egois

KETUHANAN HINDU.



Nama sebutan Tuhan dalam hindu tidak bersifat egois yg mengacu pada satu nama sebutan, karena Tuhan Hindu Maha Pengasih ia bersifat famiiar. Dalam WEDA disebut NARAYANA, dalam Bagawad gita di sebut BRAHMAN, di indonesia disebut SangHyang Widhi Wasa.
Sedangka Tri Murti adalah nama sebutan manifestasi Tuhan dalam aspek fungsi dan dimensi aktivitas dan waktu. TUHAN Disaat mencipta alam semesta dan semua mahluk dan isinya disebut BRAHMA, Disaat Memelihara semesta dan mahluk disebut WISNU, disaat Melebur Kembali Semesta dan semua mahluk untuk kembali keasalnya semula Disebut Siwa Mahadewa.... Inilah siklus TRI MURTI (utpeti , stiti dan pralina).yg dalam perkembangannya menjadi unsur TRI DEWA, dewa utama Dalam Purana dan Ithiasa. Sesungguhnya Brahma Wisnu Ciwa atau Tri Murti ini adalah TUHAN ITU SENDIRI.
Keterbatasan manusia, baik karna kecerdasan, pemahaman, usia, sosial politik, zaman dan tempat/daerah yg berbeda telah membuat bias yang seakan akan TRI MURTI/TRI DEWA itu berdiri masing masing. Sesungguhnya yg memiliki otoritas yg bisa mencipta, memelihara dan melebur semesta adalah Tuhan itu sendiri dan TRI MURTI itu adalah TUHAN itu sendiri yg dalam sebutan nama dalam konteks manifestasi KERJA/TUGAS.....
Dengan hadirnya nama TRI MURTI maka nama lain dari Tuhan selain NARAYANA, BRAHMAN, Sang HYANG WIDhi maka nama Tuhan yg lain disebut juga ...BRAHMA, WISNU, CIWA MAHADEWA.....
Pemuja Narayana, Pemuja Brahman, Pemuja Sanghyang Widi, Pemuja Brahma, Pemuja Wisnu, Pemuja Ciwa mahadewa semuanya itu adalah PEMUJA TUHAN YG SATU dengan sebutan/nama alias yg berbeda tetapi SATU. Sebagaimana disebutkan “BHINEKA TUNGGAL IKA TAN HANA DHARMA MANGRUA”.yg artinya Berbeda beda sebutan tetapi mengacu pada yg satu yaitu TUHAN dan tidak ada Tuhan/dharma yg kedua.....
Siapa saja yg termasuk ciptaan Tuhan/ciptaan Trimurti/narayana/brahman/HYANG WIDHI?....
1. Setelah semesta diciptakan melalui proses yg panjan, selanjutnya tuhan menciptakan penghuni penghuninya..penghuni Ciptaan TUHAN dimulai dari yg terhalus, yaitu para dewa. Yg berasal dari kata DIV/SINAR/CAHAYA.... para dewa adalah ciptaan tuhan yg terhalus yg disini diberi tugas mendiami planet planet semesta bercahaya seperti Matahari (dewa surya), Bulan(dewa candrama), dewa bumi, dewa agni, dewa bayu, dewa baruna,dan semua planet planet yg terhitung masing masing memiliki namanya masing masing . termasuk penguasa SORGA yaitu DEWA INDRA....Planet sorga adalah planet ciptaan Tuhan dengan penguasanya dewa Indra dengan ditemani beberapa dewa dewa lain dan para bidadari.
2. Ciptaan Tuhan yg berikut adalah yg lebih kasar,/samar samar.. yaitu para roh , roh alam, jin setan, genderowo dll. Yg mendiami planet planet gelap, termasuk planet neraka.
3. Ciptaan Tuhan berikut adalah yg kasat mata yaitu isi dari planet bumi ,Tumbuhan, binatang dan terakhir manusia.
Semua ciptaan Tuhan mendiami dunianya masing masing yg disebut TIGA DUNIA/TRI LOKA (bhur/dunia bawah, bhwah/dunia tengah,dan swah/dunia atas). Masing masing dunia memiliki 7 lapis yag disebut SAPTA LOKA. (dunia bawah terdiri dari 7 lapis dan yg terbawah yaitu di lapis 7 disebut NERAKA/ alam kegelapan..... dunia tengah/ BUWAH LOKA juga memiliki 7lapis dan lapis tertinggi di diami manusia...sementara dunia atas/Swah Loka juga memiliki 7 lapis dan lapis tertinggi yaitu lapis 7 di sebut SORGA yg di huni oleh para dewa dan bidadari.)... dunia sorga adalah dunia yg masih di diliputi oleh keterikatan, masih ada nafsu dan pamrih. SORGA BUKAN TUJUAN AKHIR DARI MANUSIA HINDU...alam sorga masih diliputi nafsu dan pamrih.
Dimanakah tempat Hunian ALAM TUHAN/BRAHMAN/Hyang WIDHI/narayana/Trimurti?.
tempat hunian TUHAN/ Brahman/narayana/sanghyang widhi /TRIMURTI.... adalah diluar tiga dunia.diatas.....dunia yg bebas dari sifat sifat 7 lapisan samsara..... yang disebut dunia KESUNYATAN atau disebut ALAM MOKSA/nirwana. Alam keabadian, alam keheningan, alam kebahagian, alam yg tanpa keterikatan, alam tanpa Pamrih. Alam kedamaian.... MOKSHA.....
Moksha inilah Tujuan Akhir Siklus samsara dari kehidupan JIWA manusia yg menjadi TUJUAN akhir dalam hindu/weda. Bersatunya ATMAN Dengan BRAHMAN...yang disebut MOKsha..... ALAM MOKSHA/ alam kebebasan dari proses siklus 3 dunia dan kebebasan dari 7 lapis siklus samsara.....
.sebagaimana yg ditulis dalam weda.... 4 tujuan hidup manusia HINDU adalah........ DHARMA< ARTA< KAMA DAN MOKSHA... dengan dharma kita mencari harta, dengan dharma dan harta kita mengisi kama/kebutuhan.... dan dengan dharma arta, kama yang baik kita menuju alam kebebasan, alam tanpa keterikatan, alam kedamaian, alam kesunyatan, alam kebahagiaan, alam keabadian yaitu MOKSHA..bersatunya jiwa dengan jiwa utama/brahman/tuhan/narayana/trimurti/hyang widhi...


 Made Oka Suryantara ulasan yg lengkap tp klo boleh sharing mengenai penciptaan yg sy pelajari:.. pada awalnya hanya ada DIA yg esa sendiri.. lalu atas kehendakNya yg esa itu menciptakan alam semesta ini (niskala dan sekala) beserta isinya para Dewa Dewi, para malaikat, Iblis, jin, jiwa manusia dan saat itu pula dibuatlah skenario kehidupan tentang bagaimana alam ini berjalan dr awal hingga akhir pralaya, yg mencakup di dalam nya hukum karma, takdir manusia, takdir alam atau hukum rta.

Keilmiahan Panca Cradha

Keilmiahan Panca Cradha
Panca Cradha adalah 5 dasar kepercayaan agama Hindu. Kelima kepercayaan tersebut adalah : Brahman, Atman, Karmaphala, Punarbhawa dan Moksa. Kelima Cradha ini tidak sekedar dogma yang tanpa dasar, tetapi ternyata apabila dicermati ada unsur ilmiahnya. Ini bahasannya :
1. Brahman
Brahman artinya percaya adanya Ida Sang Hyang Widhi. "
Dalam Bhagawan Githa, Sri Krisna sebagai bentuk personality Tuhan bersabda : "Bila sedetik pun aku berhenti bekerja, alam semesta ini akan hancur". Dari Sabda Sri Krisna ini bisa disimpulkan Sri Krisna sebagai personal Tuhan adalah Energi yang sangat besar yang bisa menggerakkan Alam Semesta. Energi yang paling besar dalam ilmu ilmiah adalah Nuclear. Nuclear sedetik pun tidak pernah berhenti, ia selalu bergerak dalam reaksi fusi dan fisi menghasilkan energi, ia selalu bergerak tanpa henti.
2. Atman
Atman adalah percikan terkecil dari Brahman. "Brahman Atman Aikyam". Tuhan dan atman adalah satu. Bila disimpulkan dari pengertian tersebut Atman ibaratnya atom dari sebuah energi nuclear yang besar. Karena memang sesungguhnya terbentuknya energi nuclear yang besar karena gabungan dari atom-atom yang kecil (atman) penyusun yang mengalami reaksi fusi (penggabungan) dan fisi pemecahan. Dari reaksi fusi fisi ini melahirkan energi nuclear(Brahman).
3. Karmaphala
Karmaphala adalah kepercayaan Hindu yang meyakini bahwa semua perbuatan menghasilkan, kalau baik akan menghasilkan baik demikian pula perbuatan buruk menghasilkan sesuatu yang buruk. Dalam ilmu ilmiah, atom yang dipersonifikasikan sebagai zat terkecil penyusun benda-benda yang ada dalam alam semesta mengalami aksi reaksi. Ini bisa dipahami dalam terori hukum Newton. Newton merumuskan F = -F. Bila kita mendorong benda kita akan merasa terdorong. Ini berarti setiap energi yang kita berikan, kita akan terkena energi yang serupa sebagai suatu hasil perbuatan(karmaphala).
4. Reinkarnasi atau Samsara
Reinkarnasi adalah kelahiran kembali. Setelah mengalami kematian atman yang tidak hancur, diyakini atman akan lahir kembali sesuai karmanya. Ini sejalan dengan konsep hukum kekekalan energi, bahwa energi tidak bisa dimusnahkan tidak pula bisa dihancurkan. Energi hanya bisa berubah bentuk, dari satu bentuk ke bentuk lain. Nampaknya ini tepat karena setelah meninggal, hanya jasad yang diyakini hancur, atman tidak musnah, ia akan mengambil bentuk baru atau jasad baru melalui suatu kelahiran (reinkarnasi).
5. Moksa
Moksa adalah bersatu brahma dengan atman. Bisa juga diartikan sebagai kebebasan terhadap duniawi. Bila dikaitkan dengan hal ilmiah terkait dengan atom, sebenarnya atom selalu berupaya mencari kebebasan agar ia stabil. Caranya dengan menjadikan kulit luar atom bervalensi (kulit luar) bernilai 8 (oktaf) atau bernilai bervalensi 2 . Ketika atom stabil melalui reaksi pelepasan atau penggabugan ia akan stabil dan inilah moksa sesungguhnya ia tidak terikat lagi oleh atom yang lain (duniawi).
Oleh : I Wayan Sukadana
"Selamat Hari Raya Galungan 15 Juli 2015"
Ditulis berdasarkan pemikiran kolaboratif, pengetahuan dan imajinasi. Karenanya sangat rentan terhadap kesalahan, mohon Ampun kepada Sang Maha Pencipta dan mohon maaf kepada umat sedharma. Ini adalah upaya meningkatkan crada dan bhakti kepada Hyang Widhi dengan persfektif ilmu Pengetahuan.

SORGA BUKAN TEMPAT BERSEMAYAM TUHAN YANG ESA

SORGA BUKAN TEMPAT BERSEMAYAM TUHAN YANG ESA
Selama ini orang HINDU terkecoh oleh pergaulan politisasi agama dan doktrin imbas dari agama lain.sehingga sering ikut ikutan latah ingin masuk sorga...padahal ALAM SORGA itu adalah planet/ alam CIPTAAN TUHAN yg diperuntukkan untuk dihuni oleh PARA DEWA KAHYANGAN dengan BIDADARI BIDADARINYA. Masyarakat Dewa dan para bidadari adalah penghuni planet/kerajaan Sorga itu.
Planet Sorga adalah salah satu milik dari ciptaan TUHAN yang terhalus yang sering disebut mahluk DEWA yg berasal dari kata DIV yang artinya bersinar/bercahaya...planet sorga adalah Planet DEWA. Dan RAJA SORGA adalah DEWA INDRA.
Planet SORGA atau alam SORGA bagian dari TIGA DUNIA/TRI LOKA dalam Weda. Dan termasuk alam atas yg sering disebut SWAH LOKA dan berada pada LAPIS KE 7 dari swah loka tersebut. ...
Semua ciptaan Tuhan mendiami dunianya masing masing yg disebut TIGA DUNIA/TRI LOKA (bhur/dunia bawah, bhwah/dunia tengah,dan swah/dunia atas). Masing masing dunia memiliki 7 lapis/ 7 tingkat yg disebut SAPTA LOKA/sapta petala .
(dunia bawah/BHUR LOKA terdiri dari 7 lapis dan yg terbawah yaitu di lapis ke 7 disebut NERAKA/ alam kegelapan.....
dunia tengah/ BUWAH LOKA juga memiliki 7lapis dan lapis tertinggi di diami atau dihuni manusia...
sementara dunia atas/SWAH LOKA juga memiliki 7 lapis dan lapis tertinggi yaitu lapis 7 di sebut SORGA yg di huni oleh para dewata dan bidadari..dengan DEWA INDRA sebagai RAJA DARI KERAJAAN SORGA tsb...
dunia sorga adalah dunia yg masih di diliputi oleh keterikatan, masih ada nafsu dan pamrih. ...alam sorga masih diliputi nafsu dan pamrih karena dihuni oleh unsur laki dan perempuan (DEWA DAN BIDADARI)
Alam Sorga masih bersifat DUALITAS..karena penghuni dari planet sorga ini memiliki kontradiksi dengan alam lawannya yaitu NERAKA...ada kontradiksi antara penguasa sorga dengan IBLIS atau Setan sebagai penghuni PLANET kegelapan/neraka.
Alam Sorga bersifat masih mencari pengikut untuk menambah jati diri akibat kontradiksi dan permusuhan dengan kaum iblis atau setan.... karena itu roh manusia yg bisa mencapai alam sorga dan berada disisi para dewa dia tidak akan pernah abadi tinggal disorga karena ada batasannya untuk kembali dilempar ke BUMI sebagai tempat yg di peruntukkan untuk manusia....
Dan roh yg sudah terlempar itu berganti fisik mengalami SAMSARA /inkarnasi untuk kembali lahir menjadi manusia lagi dengan fisik yg berbeda.dan dengan nasib atau TAKDIR sesuai kwalitas KARMA yang Disandang dari kehidupan dikelahiran sebelumnya.
Selama jiwa manusia masih berputar pada siklus di 3 dunia dan di 7 lapisan SAMSARA.. selama itu jiwa/roh manusia tidak bisa mencapai Tuhan, dan selama itu juga ia akan ber pindah dari satu dunia kedunia lain dan dari satu lapisan kelapisan yg lain.
ALAM MOKSHA adalah Tempat tinggal TUHAN sebagai alam ke esaan...alam kebebasan. Alam ini berada di luar siklus 3 dunia dan 7 lapis samsara....Alam MOKSHA tidak memiliki keterikatan apapun, ALAM TUHAN YG ESA terbebas dari unsur dualitas.
ALAM MOKSHA/alam kesunyatan Adalah Alam keabadian, alam keheningan, alam kebahagian, alam yg tanpa keterikatan, alam tanpa Pamrih. Alam kedamaian..inilah tempat TUHAN HINDU BERSEMAYAM....
4 tujuan hidup manusia HINDU/catur purusha artha.. adalah........ DHARMA< ARTA< KAMA DAN MOKSHA... dengan dharma kita mencari harta, dengan dharma dan harta kita mengisi kama/kebutuhan.... dan dengan dharma arta kama yang baik kita menuju alam kebebasan, alam tanpa keterikatan, alam kedamaian, alam kesunyatan, alam kebahagiaan, alam keabadian yaitu MOKSHA..bersatunya jiwa dengan jiwa utama/brahman/tuhan/narayana/trimurti/hyang widhi...
ALAM MOKSHA tempat bersemayam TUHAN adalah sebagai tujuan akhir dari jiwa jiwa manusia HINDU yg direkomendasikan WEDA dalam CATUR PURUSA ARThA/4 tujuan hidup manusia hindu...
GOAL SETTING dari AJARAN HINDU untuk manusia HINDU....”Mokshatam jagathita ya ca iti dharma”....yang artinya ... “jagat/alam moksha hanya bisa dicapai lewat ajaran Dharma..ajaran Hindu/WEDA”....




Tuhan di langit ke7

Voice Of Merta Mupu
Idealisme Menumbuhkan Militansi - Membangun pemikiran tanpa kenal batas.
Debat Islam-Hindu: Tuhan Hindu Binatang?
Di sebuah group saya menemukan thread seorang muslim (inisial OG) yang menyatakan bahwa Tuhan umat Hindu itu para binatang. Dia menyatakan Tuhan umat Hindu itu Gajah (mungkin maksudnya Ganesha), Badak/babi hutan (Avatara Visnu), Singa (Singa Murti, Avatara Visnu), Hanoman. Dan lain sebagainya. Dilengkapi dengan gambar hewan-hewan.
Sebagai umat Hindu, tentu saya tertarik untuk menanggapi. Secara logika, apa yang dia katakan benar adanya, akan tetapi akan menyimpang jika dipahami bahwa umat Hindu memuja hewan. Supaya diskusi terarah, saya inbox orang bersangkutan dengan kata-kata yang pedas agar emosinya tergunjang.
“Tuhannya Ongen kan gak mahakuasa, sedangkan Tuhan Hindu itu mahakuasa dan ada dimana-mana, sehingga beliau pun bisa berwujud monyet, babi, gajah, dll. Jangan-jangan Tuhannya Ongen juga gak ada di tahi.. jujur saja deh kalau Tuhan Ongen itu tak ada dimana-mana, adanya hanya duduk di langit ke tujuh” bahasa yang kurang enak pun saya tulis dengan jor-joran.
Dia pun menjawab, “Mau ajaa direndahin sama binatang... Parahnya lagi mau direndahin dari batu(patung)...
Ndu otaknya kemana??? Qiqi”
“Tuhan itu ada dimana-mana, Tuhan tak bisa direndahkan, dia ada dalam binatang itu, dia ada dalam batu itu. Apakah Tuhanmu tidak ada di batu?”
[Lihat Bhagavad Gita 8.22: “Sri Bhagawan bersabda: yang lebih agung daripada semua kepribadian lainnya, dapat dicapai oleh bhakti yang murni. Walaupun Beliau berada di tempat tinggal-Nya, Beliau berada di mana-mana, dan segala sesuatu berada di dalam Diri-Nya”. Bhagavad Gita 9.5: “Aku berada di mana-mana di seluruh alam semesta dalam bentuk-Ku yang tidak terwujud…”]
“Tuhan dalam batu? Bruakaakak kagak adaa kerjaan apaa tuhan loh??? Yang adaa dalam patung2 ituu tidak lain dan tidak bukan adalah iblis/setan... Jadi yang disembah hindu adalah iblis/setan... Dewa tuh hanya dongeng/mitos... Tinggalkanlah kebiasaan primitif nenek moyang india.”
“Dalam ajaran Hindu, Tuhan ada dimana-mana, wyapi-wiapaka nirwikara. Iblis tempatnya tidak dalam batu, pohon atau lainnya, iblis tempatnya di alam bawah atau alam patala, sederhananya alam neraka.
Apa hak anda untuk meminta meninggalkan tradisi kami? ajaran yang anda anut itu, levelnya jauh dibawah Hindu.”
“Patung salah satu tempat bersemayam para iblis/setan”
“Hahaha.. itu kan menurut ajaran agama anda, dimana Tuhan takut kepada iblis.”
“Hindu menyembah patung (iblis/¬setan)... Anehnya diberi sesajen(makan)... Apaa dewa hindu lumpuh,bisu,buta,tuli sehingga harus diberi sesajen(makanan)... Kan dia yang ciptain dunia inii tpi kok kagak bza makan sendiri... Cuma hindu ajaa yang goblok kagak pake mikir... Alias tolol permanent... Bruakaakaak”
“Para bijak mengatakan bahwa pikiran manusia itu terbatas sedangkan Tuhan itu tak terbatas. untuk memahami yang tak terbatas, maka Tuhan dibatas-batasi. Misalnya diberi nama, diwujudkan dalam patung, diwujudkan dalam bentuk huruf. Dan hal itu veda membenarkan, dan ada aturannya untuk membatas-batasi Tuhan untuk memahami yang tak terbatas.
Kenapa Tuhan diberi persembahan? pada dasarnya, yang diberi persembahan adalah para dewa, leluhur, para bhuta. Dan hal ini dibenarkan Veda. Karena dengan bekerja sama dengan para dewa yang diberikan Tugas untuk menjaga kemakmuran oleh Tuhan, maka manusia wajib mempersembahkan pada para dewa. Dikatakan, apabila manusia hanya mengambil apa yang telah diberikan oleh-Nya, tanpa mempersembahkan sebagian kecil dari apa yang dinikmatinya (dimakan) maka manusia dianggap pencuri. Karena pada hakekat-Nya semua yang ada di dunia ini milik beliau.
Saya akan beri analogi: kita hidup di sebuah negara, yang pada hakekatnya tempat kita adalah milik negara, oleh karena itu, setiap warga negara wajib membayar pajak kepada negara.
Intinya ya gan.. Semua sudah ada dalam diri beliau, akan tetapi manusia tidak boleh seenaknya hanya jadi pemakai, karena dewa-dewa yang bekerja untuk menjaga alam semesta ini, menjaga bhumi ini, sehingga para dewa pun layak mendapatkan persembahan dari manusia.”
“Tuhan maha pemberi bukan maha peminta sesajen... Gunakan akal bray... Jangan kyak binatang nafsu doank... Qiqiqi”
“Betul Tuhan maha pemberi, akan tetapi ada para dewa yang diberi tugas untuk memelihara dunia, dan para dewa berhak atas persembahan dari manusia.
Justru karena saya menggunakan akal, saya memahami kenapa manusia wajib mempersembahkan Yajna kepada-Nya.
Saya akan kutipkan saja dari kitab suci Hindu:
Bhagavad-gita 3.10-16: Pada awal ciptaan, penguasa semua mahluk mengirim generasi-generasi manusia dan dewa, beserta korban- korban suci untuk visnu, dan memberkahi mereka dengan bersabda; Berbahagialah engkau dengan yadna (korban suci) ini sebab pelaksanaannya akan menganugerahkan segala sesuatu yang dapat diinginkan untuk hidup secara bahagia dan mencapai pembebasan. Para dewa, sesudah dipuaskan dengan korban-korban suci, juga akan memuaskan engkau. Dengan demikian, melalui kerja sama antara manusia dengan para dewa, kemakmuran akan berkuasa bagi semua. Para dewa mengurus berbagai kebutuhan hidup. Bila para dewa dipuaskan dengan pelaksanaan yajna (korban suci), mereka akan menyediakan segala kebutuhan untukmu.Tetapi orang yang menikmati berkat-berkat itu tanpa mempersembahkannya kepada para dewa sebagai balasan pasti adalah pencuri. Para penyembah Tuhan dibebaskan dari segala jenis dosa karena mereka makan makanan yang dipersembahkan terlebih dahulu untuk korban suci. Orang lain, yang menyiapkan makanan untuk kenikmatan indria-indria pribadi, sebenarnya hanya makan dosa saja. Semua badan yang bernyawa hidup dengan cara makan biji-bijian, yang dihasilkan dari hujan. Hujan dihasilkan oleh pelaksanaan yajna (korban suci) dan yajna dilahirkan dari tugas kewajiban yang sudah ditetapkan. Kegiatan yang teratur dianjurkan di dalam veda dan veda diwujudkan secara langsung dari kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, yang melampaui hal-hal duniawi dan berada di mana-mana untuk selamanya dalam perbuatan korban suci. Arjuna yang baik hati, orang yang tidak mengikuti sistem korban suci tersebut yang ditetapkan dalam veda pasti hidup dengan cara yang penuh dosa. Sia-sialah kehidupan orang seperti itu yang hanya hidup untuk memuaskan indria-indria.”
“Apaa dewa punya nafsu makan jugaa ?? Wah hindu betul2 pe'a... Ajaran sableng... Bruakaakaak”
“Para dewa juga membutuhkan energi dari alam semesta. Tidak makan seperti manusia. Perlu juga ditegaskan, yang dikmaksud para dewa disini adalah yang bukan Tri Murti (Brahma, Wisnu, Iswara), tetapi dewa lainnya, misalnya Dewa Bayu, Dewa Agni, Dewa Baruna, Dewi Pertivi, dll.”
“Jiah dewa butuh energi... Bruakaak kayak angkot ajaa butuh bensin... Berarti dewa punya nafsu jugaa yaa??? Dasar agama dongeng... Bruakaak”
Anda tidak akan paham tentang energi itu, mungkin anda kira juga bahwa para dewa membutuhkan energi setiap hari seperti manusia. untuk para dewa itu 5 tahun [panca wali krama] dan 100 tahun sekali [eka dasa rudra]. Penjabaran kitab anda tentang Tuhan, Malaikat, dan roh, hanya kulit luarnya, gan. bahkan ilmu tentang roh saja dirahasiakan. dalam ajaran hindu lengkap, dari yang sederhana hingga yang paling rahasia.”
“Jiah tuh ajaran dongeng... Manaa adaa malaikat makan makanan manusia??? Asal loh tauu bedanya manusia dan malaikat adalah... Nafsu...
>Malaikat diciptaan tidakk memiliki nafsu tugasnya melaksanakan perintah Tuhan, makanya malakat tidak butuh makan krna mmg tidak punya nafsu.. Àpalagi nafsu sex.. Kagak seperti dewa siwa yang galau samaa wanita... Qiqiqiqiqiqiqqi
>Hewan diciptakan kebalikan dari malaikat, cuma memiliki nafsu makanya hewan kerjanya cuma makan & sex
> manusia diciptakan memiliki keduanya yaitu nafsu dan akal... Jadi jelas kan??? Udh buang ajaa tuh komik dongeng weda loh yang isinya cuma dongeng... Hya membuatmu semakin tolol dan primitif.”
“selama anda berorientasi pada kitab yang bernafaskan hukum, selama itu pula anda tidak akan mampu memahami ajaran yang mengandung filsafat tentang hakekat yang maha rahasia, karena ajaran agama anda kebanyakan urusan duniawi.
beda dengan ajaran hindu yang lebih menonjolkan spiritual, sehingga tidak bisa dipahami dengan mudah oleh masyarakat awam.
soal kisah mahadewa saja anda tak mampu memahami, apalagi hal-hal filosofi yang lebih tinggi.
saya yakin, bahwa kisah mahadewa anda tafsirkan tentang percintaan seperti percintaan manusia pada umumnya. padahal kisah mahadewa berkisah tentang hubungan manusia dengan Tuhan. untuk memahami kisah mahadewa, seseorang hendaknya mencari kebenaran apa yang tersirat dalam sebuah permainan rohani Tuhan di bhumi, bukan hanya mencari apa yang tersurat.
Oya, dalam ajaran agama anda, banyak loh hal-hal yang lucu, hanya saja saya ogah menelanjangi ajaran agama orang.”
“Menelanjangi??? Jiah... Hindu mah biar kagak ditelanjangi udh jelas agama primitif... Bahkan tidak layak masuk kategori agaam... Lebih cocok disebut budaya primitif india... Atau budaya yang bersumber dari cerita dongeng ramayana... Bruakaakaak”
“Daripada agama barbar tetapi membawa peperangan sepanjang sejarah, lebih baik agama primitif membawa kedamaian. kalau islam diterapkan secara konsisten, maka akan terjadi peperangan dimana-mana, misalnya seperti perintah allah: bunuhlah kaum kafir dimana pun mereka berada. halal darahnya bagimu, dan kau akan mati syahid, mendapat pahala seks dengan 72 bidadari. hanya saja, karena di indonesia orang muslim masih kuat dipengaruhi ajaran leluhur, dalam hal ini ajaran hindu budha, maka orang muslim di indonesia tidak sadis, keji, bernafsu membunuh kafir. belakangan, islam mulai dimurnikan, sehingga bermunculanlah muslim asli yang ingin mengislamkan semua orang, tapi sayang karena ajaran islam masih dangkal spiritual, sehingga banyak orang yang tidak mau menganut agama islam, bahkan penganut islam di indonesia kian merosot, apalagi penganut islam ekstream identik dengan terorist. banyak teroris di indonesia, tidak lain karena memudarnya pengaruh ajaran leluhur (hindu).”
“Dewa main panah2an dilangit pake kereta kuda... Bruakaakaakakakak Hindu punya dewa matahari = doraemon punya dewa matahari = DONGENG!!!”
“perlu untuk dipahami bahwa kisah-kisah yang terdapat dalam kitab-kitab hindu, tidak penting itu mitos atau sejarah, yang terpenting apakah kisah itu bernilai kebenaran atau tidak, menuntun ataukah menyesatkan. hindu memiliki kitab cerita yang sangat tebal, seperti kitab2 purana [berkisah tentang hubungan manusia dengan Tuhan] dan kitab itihasa yaitu ramayana dan mahabharata [berkisah tentang hubungan manusia dengan manusia, dan lingkungan].
seperti yang kita ketahui, kisah ramayana dan mahabharata masih digandrungi orang-orang indonesia dari jaman dahulu kala hingga jaman post modern seperti saat ini, kenapa begitu? karena kisah itu bukan sekedar cerita, banyak nilai kehidupan yang disampaikan, sehingga orang2 selalu haus ingin menikmati kisah abadi ramayana dan mahabharata, apalagi jika mereka membaca kitab ramayana dan mahabharata, kedua kitab ini bisa dikatakan lebih agung daripada hadist riwayat. dalam agama islam, ada loh kisah nabi muhamad membelah bulan, menurut ilmuan bulan tak pernah terbelah, MITOS.”
“Dewa kok kerjanya mencuri mentega... Dewa ajaa maling àpalagi pengikutnya... Dewanya kok jelek kayak monyet àpalagi pengukutnya... dewa kok binatang àpalagi pengikutnya lebih binatang lagi... Bruakaakaak”
“penilaian anda tentang kisah-kisah itu hanya kulit luarnya saja alias apa yang tersurat, padahal yang harus dikupas dibalik cerita adalah apa yang tersirat. kisah-kisah dalam agama hindu mengandung makna filosofi yang sangat mendalam.”

AJARAN KASTA


 copas
DIAGAMA MANAKAH ADA AJARAN KASTA ?
Slim : Bro….kamu udah tau kan, kalau aku ini adalah pendatang baru di pulau Dewata . Jadi aku mau minta saran dari kamu gimana aku harus bersikap pada masyarakat di pulau ini. Maksudnya aku dengar di pulau ini ada istilah kasta. Biar aku tidak sembarang bicara.
Kris : Ya Bro Sindu,,,,,kitorang juga dari Timor sana,,,,,biar kita juga tau bagaimana kita jaga sikap.
Sindu : he he he dimana tanah dipijak disana langit dijunjung….itu aja rumusnya.
Kris : Tanah yang dipijak sih aku ngerti bro,,,,yang aku gak ngerti gimana langit itu dijunjung ?
Slim : Ya Bro…di Bali kan ada banyak kasta, ceritakan padaku dari kasta terendah sampai kasta tertinggi.
Sindu : kasta yang terendah adalah orang-orang yang merusak dan tidak menjaga Pulau Bali ini dengan Baik. Sedangkan kasta tertinggi adalah orang yang bener2 bertindak untuk menjaga pulau ini baik dari segi budaya, agama dan alamnya. Kalau kalian ikut menjaga Bali, berarti kalian masuk kasta tertinggi. Ha ha ha
Kris : he he he ,,,,bukan itu yang kita maksud, di Bali ini kan ada kasta Ida Bagus, ada Kasta Dewa, ada Kasta Gusti ada kasta Jabo dan apalagi yah? pokoknya gitu deh. Kemarin ada karyawan Tokoku katanya ia berkasta, karena ia malas, aku bentak sedikit,,,,eh malah dia marah,,,,katanya tidak boleh berkata keras pada orang yang berkasta. ….akhirnya aku bicara pelan sekali,,,,,,aku bilang “ hari ini kamu aku pecat ya”…..
Slim : Katanya agama Hindu itu universal dan untuk semua orang, lalu kenapa agama Hindu menciptakan perbedaan atau sekat-sekat itu ? Bahkan aku dengar, hanya kasta Brahmana yang boleh tau Kitab Suci.
Kris : aku orang Timor, seandainya aku mau masuk Hindu, Aku ditempatkan di kasta apa bro ? Kalau aku dikasi masuk di kasta tertinggi, mungkin aku pertimbangkan ,,,he he he he,,,,, Ngomong-ngomong kastamu apa Sindu ?
Sindu : Aku tidak punya kasta Bro….
Slim : berarti kamu orang jabo atau Sudra ya kawan ???
Sindu : he he he,,,,dalam keyakinanku tidak mengenal kasta Bro,,,,kasta itu berasal dari Bahasa Portugal yaitu Caste yang artinya sekat,tembok atau pemisah berdasarkan kelahiran.Sedangkan kitab suciku banyak menggunakan bahasa Sansekerta. Kata Kasta dalam bahasa Sansekerta berarti Kayu. Yang ada dalam Weda adalah Varna/ Warna/ colour. Ada 4 warna sehingga disebut dengan Catur Varna. Warna yang dimaksud adalah profesi. Jadi ada 4 porfesi menurut Weda. Warna Brahmana adalah orang-orang yang memfokuskan hidupnya untuk masalah spiritual. Warna Ksatriya adalah orang yang memfokuskan hidupnya dibidang pemerintahan. Warna Wesya adalah orang yang memfokuskan hidupnya pada dunia perdagangan. Dan Warna Sudra adalah orang-orang yang memfokuskan dirinya untuk melayani dari ketiga warna di atas itu.
Kris : Jadi kasian sekali karyawan yang aku pecat itu, saat ini ia tidak punya warna lagi, alias pengangguran. ha ha ha…
Slim : Tujuan diciptakan Catur Warna dalam Weda itu apa bro Sindu? Apakah bener Weda hanya untuk golongan tertentu saja. Misalnya hanya orang Brahmana saja ?
Sindu : Profesionalitas Bro,,,,agar setiap orang bisa bertanggung jawab dan sungguh2 mengerjakan profesinya. Tidak benar Weda hanya untuk golongan tertentu. Ini Ayatnya : Yajurveda XXVI.2 menyatakan bahwa hendaknya ajaran suci Veda ini disampaikan kepada seluruh umat manusia, kepada Brahmana, Ksatria, Vaisya, Sudra bahkan kepada orang asing sekalipun.
Kris : kalau gitu warnaku berubah setiap sekian jam bro. Pagi aku cuci mobil sendiri karena tak ada pembantu. Berarti aku Sudra. Siangnya aku pergi ke toko. Berarti siangnya aku jadi Wesya. Pulang dari Toko aku menjalankan tugasku sebagai kepala lingkungan di wilayahku. aku jadi Ksatriya. Kalau malam aku baca kitab suci. Jadi malamnya aku sebagai Brahmana,,,,xi,,,xi,,xi,,xi,,xi,,,,
Slim : wakakakakakka,,,pantesan juga kulitmu kaya bunglon. belang-belang gitu bro….
Slim : Aku pernah baca di Internet, katanya kalau ada seorang Sudra yang baca kitab suci, nanti telinganya akan di cor dengan timah panas. Bener gak itu bro ?
Sindu : Ha ha ha…aku tidak tau entah apa maksud dari orang-orang memelintir ayat atau sloka-sloka dalam Veda. Sloka itu aslinya berbunyi spt ini : “Wedam upa srnwatas trapu jatubhyam srotra prati purana udaharane jihwac chedo dharane sarira bheda asana sayana wak
pathisu sama prepsur dandyah satam”
(Gotama Smerti; 12)
arti:
“Bagi warna sudra (para pekerja) yang ingin mempelajari Weda,
supaya berhasil dengan baik yakni dengan mendekatkan pendengarannya mulai dari awal pengertian-pengertian,
bahasa dan ucapannya dengan menutup pengaruh dari luar,
badan duduk dengan tenang (asana) ditempat belajar dan ucapan diulang-ulang terus menerus sampai akhir.”
Ngomong2 Ada sebuah kasta yang bener-bener menjadi cita-citaku dari dulu…
Kris : Kok kasta bisa jadi cita-cita ??? Kasta apa sih itu Bro Sindu???
Sindu : Kasta “Anak Sane Meduwe Jinah Akeh”. Artinya kasta seseorang yang punya uang banyak….ha ha ha ha .
Slim : kalau itu sih cita-citaku juga bro,,,,, Kalau gitu jelaskan asal-usul istilah kasta itu di Bali!
Sindu : Aku akan berusaha jelaskan asal-usul kata kasta tersebut. Topik yang kita bicarakan adalah topic yang sangat rentan. Tapi wajib untuk diketahui. Jadi aku akan berusaha hati-hati menjelaskan hal ini. Mula-mula di Jawa tatanan masyarakat masih murni menurut Weda yaitu tatanan menurut profesi atau “Warna”.Ketika Majapahit hendak meluaskan kerajaan dengan cita-cita menyatukan Nusantara yang terkenal dengan Sumpah Palapa-nya Gajahmada, maka Majapahit menundukkan Kerajaan Bali Dwipa pada abad ke-13. Para Orang-orang Majapahit membawa serta kaum elit untuk memimpin di Bali Dwipa. Kaum elit itu dinamakan Triwangsa, yaitu Brahmana, Kesatria, dan Wesya. Semua penduduk Bali-asli yang dijajah, dikelompokkan sebagai Wangsa Sudra. Tujuan politik Gajahmada adalah agar kaum Bali-asli tidak bisa eksis, sehingga kelanggengan pemerintahan Majapahit dapat berlanjut terus. Politik ini adalah bagaimana memanfaatkan ketidak tauan masyarakat akan ajaran agamanya sendiri.
Slim : kenapa juga di India hampir sama dengan di Bali ?
Sindu : Di India juga sama, catur Warna yang ada dalam Weda diplesetkan oleh Bangsa Inggris yang menjajah India di kala itu abad ke XVII (1605) . Orang-orang yang dekat dengan Pemerintahan Inggris dimasukan ke dalam Tri Wangsa dan orang umum bahkan yang tidak patuh terhadap pemerintahan Inggris disebut dengan Wangsa Sudra. Semuanya itu bertujuan politik untuk memecah belah kekuatan bangsa India di kala itu. Munculah politik bahwa hanya kaum Brahmana dan keturunannya saja yang dapat mempelajari Weda. Tujuannya adalah agar orang-orang yang dianggap sudra tidak memahami ajaran yang sebenarnya.
Kris : apakah itu wangsa ?
Sindu : Wangsa artinya keturunan. Karena dulunya belum mengenal istilah kasta, Jadi isitlah inilah yang di gunakan untuk mengetahui asal usul dari keturunan. wangsa=> atau soroh sama sperti clan atau marga seperti pada suku batak yaitu di ambil dari garis keturunan sedarah,yg bersifat difrensiasi sosial,yg tidak ada klas2 secara vertikal,tidak ada klas tinggi dan klas rendah,
Slim : Adanya nama Anak Agung, I Gusti ,Ida Bagus, I Dewa , I Gede Pasek, apakah berasal dari politik Majapahit itu ?
Sindu : saya kira kemungkinan besarnya adalah Ya. Keturunan dari Warna Brahmana pada umumnya bergelar Ida Bagus, Keturunan dari Ksatriya umumnya bergelar I Gusti atau I Dewa. Keturunan dari Wesya umamnya bergelar Pande, dan keturunan dari Warna Sudra tanpa gelar. Raja-raja Bali jaman dahulu bisa menaikkan (Wisuda) dan menurunkan (Petita)gelar seseorang atau keluarganya, berdasarkan jasa atau kesalahan yang dilakukan oleh yang bersangkutan kepada raja. Perobahan wangsa juga terjadi karena satu keluarga "nyinebang wangsa" (menyembunyikan marganya).
Kris : kalau sudah tau ajaran yang sebenarnya adalah Catur Warna, yaitu pembagian berdasarkan profesi ,lalu kenapa orang Bali khususnya orang Hindu masih mempertahankan nama-nama gelar itu ?
Sindu : Nama-nama gelar itu yang diberikan oleh leluhur orang bali, bertujuan untuk mengetahui garis keturunan dan tidak melupakan kawitan / asal-usul leluhur dan nama leluhur yang sudah berjasa pada keturunannya. Dengan berjalannya waktu, Umat Hindu khususnya di Bali akan semakin mengerti akan Catur Warna seiring mulainya era perdagangan industry yang menuntut profesionalisme. Catur Warna tidak membahas sekat tentang tinggi rendahnya derajat manusia. Catur Warna juga menegaskan bahwa antara masing-masing Warna / Profesi saling berkaitan. Aku pernah lihat tulisan di mobil Truk “ Gak ada buruh gak ada Boss”.
Slim : kenapa di Hindu kita perlu menyembah leluhur ?
Sindu : karena Tuhan menciptakan kita tidak dengan cara “ sim salabim abra kadabra jadilah manusia”. Tapi beliau menciptakan kita melalui jalan para leluhur itu. Pemujaan terhadap leluhur sujatinya untuk memahami siapa jati diri kita. Orang yang tidak memuja leluhur sangat gampang dipengaruhi oleh budaya luar sehingga sangat gampang ia tercabut dari akar budayanya.
Kris : apakah banyak masalah yang ditimbulkan akibat kurangnya pemahaman catur warna di masyakat kita ini ?
Sindu : Sudah tentu ya. Pertama adalah memudarnya ajaran Hindu yang bersifat universal. Persatuan orang Hindu pasti akan lemah. Juga masalah perkawinan sering menjadi polemic disebabkan kedua belah pihak merasa berbeda kasta ada yang merasa lebih tinggi ada yang dianggap lebih rendah. Juga sering terjadi masalah ketika ada kematian. Sehingga sulit akan tercapai pemahaman ajaran Tatwam Asi “Aku adalah kamu dan kamu adalah Aku”.
Kris : kalau aku masuk Hindu, berarti aku Warna Wesya. Aku dapat gelar gak ? Kawitan Leluhurku mana ya ???
Sindu : Karena kamu berdagang, ya Wesya. Gelarmu adalah Boss he he he. Kawitan atau leluhurmu tanyakan pada orang tuamu,,,,beliau pasti punya silsilah sehingga kamu punya nama marga.
Slim : yang paling keren dalam agamaku adalah gak ada kasta bro,,,,,jadi gak perlu pusing-pusing mikirin aku lebih tinggi kamu lebih rendah,,,,,,,ayo yang mau ikut silahkan, mumpung lagi promo di bulan ini.
Sindu : Bener gak ada kasta bro ??? perasaan ada bro ….Istilah kafir adalah untuk orang yang berada di luar agamamu. Kafir konotasinya sangat negative dan sangat rendah. Tuhan dalam agamamu seolah-olah sangat membenci kafir ini, padahal beliau sendiri katanya yang ciptakan seluruh manusia di bumi ini. Hanya orang-orang dalam agamamu yg sepertinya di muliakan dan orang kafir sepertinya layak kena musibah,,,,, bukankah itu berarti sekat/ kasta dalam agamamu ???
Slim : he he he kok kamu tau ???
Sindu : Jika saja kafir berarti adalah kebodohan atau kemiskinan, jangankan aku di Hindu, seluruh agama pasti setuju memeranginya. Aku akan angkat pedang ilmu pengetahuan untuk membasmi kebodohan dan kemiskinan itu.
Slim : he he he ,,,tapi bagi ajaranku, kalian berdua kafirnya, dan nanti jadi penghuni neraka.
Sindu : gak apa-apa gak dapat surga. KAfir adalah kaum yang berfikir. Tidak menelan mentah2 isi dari kitab suci. Kan aku dah bilang kemarin. Tujuanku moksa….bukan surga…. Bagiku di Hindu, agama-agama yang lain bukanlah saingan bukan juga menjadi targetku untuk diajak masuk Hindu. Agamaku bukan seperti MLM yang harus cari pengikut dan dapat point kalau sudah mendapatkannya. Juga tidak ada janji-janji akan surga. Semuanya adalah kesadaran. Baik yang ditanam, baikpula yang didapat.
Kris : Bagiku juga kalian berdua adalah domba2 tersesat , gak bisa masuk Surganya Bapa. ,,,,,he he he ada sebuah ayat dalam kitabku menyatakan “Tidak ada keselamatan di luar agamaku”.
Sindu : Jika ada sebuah agama yang berisi ajaran mengekslusifkan diri dan menganggap rendah pemeluk agama lain, sebenarnya agama tersebut sedang mengukuhkan dirinya memiliki ajaran “kasta”. Ayo kita jalan2 mumpung masih suasana hari raya,,,,,
Semoga Bermanfaat ….Bersambung,,,,,
sumber: Robert Kusuma
group bangkitnya Hindu


  Agama di bali beraliran Ciwa bhuda yg sama sekali tidak mengenal kasta bahkan kata catur warna di tempelkan kemudian karena di bali hanya mengenal Tri wangsa
Ingat kelahiran Bhuda gautama yg sangat menentang kasta, ingat ajaran siva yg di pd awalnya d
i musuhi para brahmana daksa, Civa di anggap klompok gelandangan

Nyineb wangsa pd awal nya memang di sebabkan krn kesalahan, namun dua pemberontakan batan jeruk dan arya duah seluruh keturunan nya tdk di patita wangsa, keturuan batan jeruk jadi Raja2 karangasem

Nama Gusti dan arya artinya mulia, banyak tdk memakai karena mereka tdk mampu memenuhi syarat jd triwangsa yg tertulis dlm lontar widi pepincatan(1930), misal tak boleh berdagang,tdk boleh meminta tolong pd yg lebih rendah, atao kelompok keluarga pelarian karena di adu domba belanda agar tdk di habisi

Kasta baru di tempelkan pd masyarakat bali pd th 1930 saat para Raja bali ada di bawah belanda yg di atur dlam staat blad no 29