Tampilkan postingan dengan label Belajar yuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar yuk. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juli 2015

Keripik Apel

Bahan Untuk Membuat Keripik Apel 
  • Buah apel segar secukupnya
  • Minyak Goreng

Cara Membuat Keripik Apel
  1. Kupaslah kulit buah apel segar menggunakan pisau hingga bersih, atau juga bisa menggunakan alat pengupas buah agar lebih cepat.
  2. Cucilah buah apel yang telah dikupas dengan air bersih.
  3. Iris apel tipis-tips menggunakan pisau, atau bisa juga menggunakan alat pengiris yang memang di khususkan untuk membuat keripik agar lebih cepat.
  4. Selanjutnya rendamlah kembali irisan buah apel pada air bersih selama 30 menit.
  5. Setelah warna kecoklatan pada irisan apel sudah agak pudar maka angkatlah irisan apel dari rendaman.
  6. Masukkan irisan apel kedalam penggorengan selama 1 jam, agar hasil lebih baik ada baiknya menggunakan vacuum frying.
  7. Angkatlah keripik apel yang telah di goreng kemudian tiriskan. Agar hasil penirisan lebih baik, bisa menggunakan mesin peniris.
  8. Selanjutnya dinginkan keripik apel pada suhu normal atau suhu ruangan.
  9. Keripik apel telah jadi dan siap dihidangkan di tengah-tengah keluarga anda tercinta.

dogma agama memenjara kesadaran

Mas...ada kabar musola di Irian dibakar pas sholat ied...aduh , sedih dan capek rasanya...masalah agama ini ga habis2 ya ...terus aja ada...kapan sih kebebasan dan kemerdekaan beragama & beribadah bisa bener2 terwujud di Nusantara ini?
J: Sobatku, sesungguhnya dogma2 & agama telah hadir dengan mengikat bahkan memenjara kesadaran kemanusiaan. Menciptakan batas dan tembok, bahkan jurang pemisah yg sangat dalam antara manusia. Jadi sahabatku, jangan lagi engkau mimpi dan masih saja berharap bahwa dogma2&agama yang sudah mengikatmu-memenjara pikiranmu-membuat kesadaranmu terpisah dengan hakikat kemanunggalan semesta alam, kemudian akan memberimu kebebasan dan kemerdekaan.
Sesuatu yg telah mengikatmu, memperbudakmu, apalagi memenjara pikiranmu, tidak mungkin kemudian bisa memberimu kebebasan & kemerdekaan yg sejati.
Kalau engkau (kesadaranmu, batinmu) mau benar2 merasakan bebas dan merdeka, tidak ada cara lain, lepaskanlah segala kemelekatan dogma2&agamamu, dan manunggallah dengan Sang Hidup. Tiada cara lain. ^__^
_/\_
Rahayu.

Keilmiahan Panca Cradha

Keilmiahan Panca Cradha
Panca Cradha adalah 5 dasar kepercayaan agama Hindu. Kelima kepercayaan tersebut adalah : Brahman, Atman, Karmaphala, Punarbhawa dan Moksa. Kelima Cradha ini tidak sekedar dogma yang tanpa dasar, tetapi ternyata apabila dicermati ada unsur ilmiahnya. Ini bahasannya :
1. Brahman
Brahman artinya percaya adanya Ida Sang Hyang Widhi. "
Dalam Bhagawan Githa, Sri Krisna sebagai bentuk personality Tuhan bersabda : "Bila sedetik pun aku berhenti bekerja, alam semesta ini akan hancur". Dari Sabda Sri Krisna ini bisa disimpulkan Sri Krisna sebagai personal Tuhan adalah Energi yang sangat besar yang bisa menggerakkan Alam Semesta. Energi yang paling besar dalam ilmu ilmiah adalah Nuclear. Nuclear sedetik pun tidak pernah berhenti, ia selalu bergerak dalam reaksi fusi dan fisi menghasilkan energi, ia selalu bergerak tanpa henti.
2. Atman
Atman adalah percikan terkecil dari Brahman. "Brahman Atman Aikyam". Tuhan dan atman adalah satu. Bila disimpulkan dari pengertian tersebut Atman ibaratnya atom dari sebuah energi nuclear yang besar. Karena memang sesungguhnya terbentuknya energi nuclear yang besar karena gabungan dari atom-atom yang kecil (atman) penyusun yang mengalami reaksi fusi (penggabungan) dan fisi pemecahan. Dari reaksi fusi fisi ini melahirkan energi nuclear(Brahman).
3. Karmaphala
Karmaphala adalah kepercayaan Hindu yang meyakini bahwa semua perbuatan menghasilkan, kalau baik akan menghasilkan baik demikian pula perbuatan buruk menghasilkan sesuatu yang buruk. Dalam ilmu ilmiah, atom yang dipersonifikasikan sebagai zat terkecil penyusun benda-benda yang ada dalam alam semesta mengalami aksi reaksi. Ini bisa dipahami dalam terori hukum Newton. Newton merumuskan F = -F. Bila kita mendorong benda kita akan merasa terdorong. Ini berarti setiap energi yang kita berikan, kita akan terkena energi yang serupa sebagai suatu hasil perbuatan(karmaphala).
4. Reinkarnasi atau Samsara
Reinkarnasi adalah kelahiran kembali. Setelah mengalami kematian atman yang tidak hancur, diyakini atman akan lahir kembali sesuai karmanya. Ini sejalan dengan konsep hukum kekekalan energi, bahwa energi tidak bisa dimusnahkan tidak pula bisa dihancurkan. Energi hanya bisa berubah bentuk, dari satu bentuk ke bentuk lain. Nampaknya ini tepat karena setelah meninggal, hanya jasad yang diyakini hancur, atman tidak musnah, ia akan mengambil bentuk baru atau jasad baru melalui suatu kelahiran (reinkarnasi).
5. Moksa
Moksa adalah bersatu brahma dengan atman. Bisa juga diartikan sebagai kebebasan terhadap duniawi. Bila dikaitkan dengan hal ilmiah terkait dengan atom, sebenarnya atom selalu berupaya mencari kebebasan agar ia stabil. Caranya dengan menjadikan kulit luar atom bervalensi (kulit luar) bernilai 8 (oktaf) atau bernilai bervalensi 2 . Ketika atom stabil melalui reaksi pelepasan atau penggabugan ia akan stabil dan inilah moksa sesungguhnya ia tidak terikat lagi oleh atom yang lain (duniawi).
Oleh : I Wayan Sukadana
"Selamat Hari Raya Galungan 15 Juli 2015"
Ditulis berdasarkan pemikiran kolaboratif, pengetahuan dan imajinasi. Karenanya sangat rentan terhadap kesalahan, mohon Ampun kepada Sang Maha Pencipta dan mohon maaf kepada umat sedharma. Ini adalah upaya meningkatkan crada dan bhakti kepada Hyang Widhi dengan persfektif ilmu Pengetahuan.

SORGA BUKAN TEMPAT BERSEMAYAM TUHAN YANG ESA

SORGA BUKAN TEMPAT BERSEMAYAM TUHAN YANG ESA
Selama ini orang HINDU terkecoh oleh pergaulan politisasi agama dan doktrin imbas dari agama lain.sehingga sering ikut ikutan latah ingin masuk sorga...padahal ALAM SORGA itu adalah planet/ alam CIPTAAN TUHAN yg diperuntukkan untuk dihuni oleh PARA DEWA KAHYANGAN dengan BIDADARI BIDADARINYA. Masyarakat Dewa dan para bidadari adalah penghuni planet/kerajaan Sorga itu.
Planet Sorga adalah salah satu milik dari ciptaan TUHAN yang terhalus yang sering disebut mahluk DEWA yg berasal dari kata DIV yang artinya bersinar/bercahaya...planet sorga adalah Planet DEWA. Dan RAJA SORGA adalah DEWA INDRA.
Planet SORGA atau alam SORGA bagian dari TIGA DUNIA/TRI LOKA dalam Weda. Dan termasuk alam atas yg sering disebut SWAH LOKA dan berada pada LAPIS KE 7 dari swah loka tersebut. ...
Semua ciptaan Tuhan mendiami dunianya masing masing yg disebut TIGA DUNIA/TRI LOKA (bhur/dunia bawah, bhwah/dunia tengah,dan swah/dunia atas). Masing masing dunia memiliki 7 lapis/ 7 tingkat yg disebut SAPTA LOKA/sapta petala .
(dunia bawah/BHUR LOKA terdiri dari 7 lapis dan yg terbawah yaitu di lapis ke 7 disebut NERAKA/ alam kegelapan.....
dunia tengah/ BUWAH LOKA juga memiliki 7lapis dan lapis tertinggi di diami atau dihuni manusia...
sementara dunia atas/SWAH LOKA juga memiliki 7 lapis dan lapis tertinggi yaitu lapis 7 di sebut SORGA yg di huni oleh para dewata dan bidadari..dengan DEWA INDRA sebagai RAJA DARI KERAJAAN SORGA tsb...
dunia sorga adalah dunia yg masih di diliputi oleh keterikatan, masih ada nafsu dan pamrih. ...alam sorga masih diliputi nafsu dan pamrih karena dihuni oleh unsur laki dan perempuan (DEWA DAN BIDADARI)
Alam Sorga masih bersifat DUALITAS..karena penghuni dari planet sorga ini memiliki kontradiksi dengan alam lawannya yaitu NERAKA...ada kontradiksi antara penguasa sorga dengan IBLIS atau Setan sebagai penghuni PLANET kegelapan/neraka.
Alam Sorga bersifat masih mencari pengikut untuk menambah jati diri akibat kontradiksi dan permusuhan dengan kaum iblis atau setan.... karena itu roh manusia yg bisa mencapai alam sorga dan berada disisi para dewa dia tidak akan pernah abadi tinggal disorga karena ada batasannya untuk kembali dilempar ke BUMI sebagai tempat yg di peruntukkan untuk manusia....
Dan roh yg sudah terlempar itu berganti fisik mengalami SAMSARA /inkarnasi untuk kembali lahir menjadi manusia lagi dengan fisik yg berbeda.dan dengan nasib atau TAKDIR sesuai kwalitas KARMA yang Disandang dari kehidupan dikelahiran sebelumnya.
Selama jiwa manusia masih berputar pada siklus di 3 dunia dan di 7 lapisan SAMSARA.. selama itu jiwa/roh manusia tidak bisa mencapai Tuhan, dan selama itu juga ia akan ber pindah dari satu dunia kedunia lain dan dari satu lapisan kelapisan yg lain.
ALAM MOKSHA adalah Tempat tinggal TUHAN sebagai alam ke esaan...alam kebebasan. Alam ini berada di luar siklus 3 dunia dan 7 lapis samsara....Alam MOKSHA tidak memiliki keterikatan apapun, ALAM TUHAN YG ESA terbebas dari unsur dualitas.
ALAM MOKSHA/alam kesunyatan Adalah Alam keabadian, alam keheningan, alam kebahagian, alam yg tanpa keterikatan, alam tanpa Pamrih. Alam kedamaian..inilah tempat TUHAN HINDU BERSEMAYAM....
4 tujuan hidup manusia HINDU/catur purusha artha.. adalah........ DHARMA< ARTA< KAMA DAN MOKSHA... dengan dharma kita mencari harta, dengan dharma dan harta kita mengisi kama/kebutuhan.... dan dengan dharma arta kama yang baik kita menuju alam kebebasan, alam tanpa keterikatan, alam kedamaian, alam kesunyatan, alam kebahagiaan, alam keabadian yaitu MOKSHA..bersatunya jiwa dengan jiwa utama/brahman/tuhan/narayana/trimurti/hyang widhi...
ALAM MOKSHA tempat bersemayam TUHAN adalah sebagai tujuan akhir dari jiwa jiwa manusia HINDU yg direkomendasikan WEDA dalam CATUR PURUSA ARThA/4 tujuan hidup manusia hindu...
GOAL SETTING dari AJARAN HINDU untuk manusia HINDU....”Mokshatam jagathita ya ca iti dharma”....yang artinya ... “jagat/alam moksha hanya bisa dicapai lewat ajaran Dharma..ajaran Hindu/WEDA”....




Tuhan di langit ke7

Voice Of Merta Mupu
Idealisme Menumbuhkan Militansi - Membangun pemikiran tanpa kenal batas.
Debat Islam-Hindu: Tuhan Hindu Binatang?
Di sebuah group saya menemukan thread seorang muslim (inisial OG) yang menyatakan bahwa Tuhan umat Hindu itu para binatang. Dia menyatakan Tuhan umat Hindu itu Gajah (mungkin maksudnya Ganesha), Badak/babi hutan (Avatara Visnu), Singa (Singa Murti, Avatara Visnu), Hanoman. Dan lain sebagainya. Dilengkapi dengan gambar hewan-hewan.
Sebagai umat Hindu, tentu saya tertarik untuk menanggapi. Secara logika, apa yang dia katakan benar adanya, akan tetapi akan menyimpang jika dipahami bahwa umat Hindu memuja hewan. Supaya diskusi terarah, saya inbox orang bersangkutan dengan kata-kata yang pedas agar emosinya tergunjang.
“Tuhannya Ongen kan gak mahakuasa, sedangkan Tuhan Hindu itu mahakuasa dan ada dimana-mana, sehingga beliau pun bisa berwujud monyet, babi, gajah, dll. Jangan-jangan Tuhannya Ongen juga gak ada di tahi.. jujur saja deh kalau Tuhan Ongen itu tak ada dimana-mana, adanya hanya duduk di langit ke tujuh” bahasa yang kurang enak pun saya tulis dengan jor-joran.
Dia pun menjawab, “Mau ajaa direndahin sama binatang... Parahnya lagi mau direndahin dari batu(patung)...
Ndu otaknya kemana??? Qiqi”
“Tuhan itu ada dimana-mana, Tuhan tak bisa direndahkan, dia ada dalam binatang itu, dia ada dalam batu itu. Apakah Tuhanmu tidak ada di batu?”
[Lihat Bhagavad Gita 8.22: “Sri Bhagawan bersabda: yang lebih agung daripada semua kepribadian lainnya, dapat dicapai oleh bhakti yang murni. Walaupun Beliau berada di tempat tinggal-Nya, Beliau berada di mana-mana, dan segala sesuatu berada di dalam Diri-Nya”. Bhagavad Gita 9.5: “Aku berada di mana-mana di seluruh alam semesta dalam bentuk-Ku yang tidak terwujud…”]
“Tuhan dalam batu? Bruakaakak kagak adaa kerjaan apaa tuhan loh??? Yang adaa dalam patung2 ituu tidak lain dan tidak bukan adalah iblis/setan... Jadi yang disembah hindu adalah iblis/setan... Dewa tuh hanya dongeng/mitos... Tinggalkanlah kebiasaan primitif nenek moyang india.”
“Dalam ajaran Hindu, Tuhan ada dimana-mana, wyapi-wiapaka nirwikara. Iblis tempatnya tidak dalam batu, pohon atau lainnya, iblis tempatnya di alam bawah atau alam patala, sederhananya alam neraka.
Apa hak anda untuk meminta meninggalkan tradisi kami? ajaran yang anda anut itu, levelnya jauh dibawah Hindu.”
“Patung salah satu tempat bersemayam para iblis/setan”
“Hahaha.. itu kan menurut ajaran agama anda, dimana Tuhan takut kepada iblis.”
“Hindu menyembah patung (iblis/¬setan)... Anehnya diberi sesajen(makan)... Apaa dewa hindu lumpuh,bisu,buta,tuli sehingga harus diberi sesajen(makanan)... Kan dia yang ciptain dunia inii tpi kok kagak bza makan sendiri... Cuma hindu ajaa yang goblok kagak pake mikir... Alias tolol permanent... Bruakaakaak”
“Para bijak mengatakan bahwa pikiran manusia itu terbatas sedangkan Tuhan itu tak terbatas. untuk memahami yang tak terbatas, maka Tuhan dibatas-batasi. Misalnya diberi nama, diwujudkan dalam patung, diwujudkan dalam bentuk huruf. Dan hal itu veda membenarkan, dan ada aturannya untuk membatas-batasi Tuhan untuk memahami yang tak terbatas.
Kenapa Tuhan diberi persembahan? pada dasarnya, yang diberi persembahan adalah para dewa, leluhur, para bhuta. Dan hal ini dibenarkan Veda. Karena dengan bekerja sama dengan para dewa yang diberikan Tugas untuk menjaga kemakmuran oleh Tuhan, maka manusia wajib mempersembahkan pada para dewa. Dikatakan, apabila manusia hanya mengambil apa yang telah diberikan oleh-Nya, tanpa mempersembahkan sebagian kecil dari apa yang dinikmatinya (dimakan) maka manusia dianggap pencuri. Karena pada hakekat-Nya semua yang ada di dunia ini milik beliau.
Saya akan beri analogi: kita hidup di sebuah negara, yang pada hakekatnya tempat kita adalah milik negara, oleh karena itu, setiap warga negara wajib membayar pajak kepada negara.
Intinya ya gan.. Semua sudah ada dalam diri beliau, akan tetapi manusia tidak boleh seenaknya hanya jadi pemakai, karena dewa-dewa yang bekerja untuk menjaga alam semesta ini, menjaga bhumi ini, sehingga para dewa pun layak mendapatkan persembahan dari manusia.”
“Tuhan maha pemberi bukan maha peminta sesajen... Gunakan akal bray... Jangan kyak binatang nafsu doank... Qiqiqi”
“Betul Tuhan maha pemberi, akan tetapi ada para dewa yang diberi tugas untuk memelihara dunia, dan para dewa berhak atas persembahan dari manusia.
Justru karena saya menggunakan akal, saya memahami kenapa manusia wajib mempersembahkan Yajna kepada-Nya.
Saya akan kutipkan saja dari kitab suci Hindu:
Bhagavad-gita 3.10-16: Pada awal ciptaan, penguasa semua mahluk mengirim generasi-generasi manusia dan dewa, beserta korban- korban suci untuk visnu, dan memberkahi mereka dengan bersabda; Berbahagialah engkau dengan yadna (korban suci) ini sebab pelaksanaannya akan menganugerahkan segala sesuatu yang dapat diinginkan untuk hidup secara bahagia dan mencapai pembebasan. Para dewa, sesudah dipuaskan dengan korban-korban suci, juga akan memuaskan engkau. Dengan demikian, melalui kerja sama antara manusia dengan para dewa, kemakmuran akan berkuasa bagi semua. Para dewa mengurus berbagai kebutuhan hidup. Bila para dewa dipuaskan dengan pelaksanaan yajna (korban suci), mereka akan menyediakan segala kebutuhan untukmu.Tetapi orang yang menikmati berkat-berkat itu tanpa mempersembahkannya kepada para dewa sebagai balasan pasti adalah pencuri. Para penyembah Tuhan dibebaskan dari segala jenis dosa karena mereka makan makanan yang dipersembahkan terlebih dahulu untuk korban suci. Orang lain, yang menyiapkan makanan untuk kenikmatan indria-indria pribadi, sebenarnya hanya makan dosa saja. Semua badan yang bernyawa hidup dengan cara makan biji-bijian, yang dihasilkan dari hujan. Hujan dihasilkan oleh pelaksanaan yajna (korban suci) dan yajna dilahirkan dari tugas kewajiban yang sudah ditetapkan. Kegiatan yang teratur dianjurkan di dalam veda dan veda diwujudkan secara langsung dari kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, yang melampaui hal-hal duniawi dan berada di mana-mana untuk selamanya dalam perbuatan korban suci. Arjuna yang baik hati, orang yang tidak mengikuti sistem korban suci tersebut yang ditetapkan dalam veda pasti hidup dengan cara yang penuh dosa. Sia-sialah kehidupan orang seperti itu yang hanya hidup untuk memuaskan indria-indria.”
“Apaa dewa punya nafsu makan jugaa ?? Wah hindu betul2 pe'a... Ajaran sableng... Bruakaakaak”
“Para dewa juga membutuhkan energi dari alam semesta. Tidak makan seperti manusia. Perlu juga ditegaskan, yang dikmaksud para dewa disini adalah yang bukan Tri Murti (Brahma, Wisnu, Iswara), tetapi dewa lainnya, misalnya Dewa Bayu, Dewa Agni, Dewa Baruna, Dewi Pertivi, dll.”
“Jiah dewa butuh energi... Bruakaak kayak angkot ajaa butuh bensin... Berarti dewa punya nafsu jugaa yaa??? Dasar agama dongeng... Bruakaak”
Anda tidak akan paham tentang energi itu, mungkin anda kira juga bahwa para dewa membutuhkan energi setiap hari seperti manusia. untuk para dewa itu 5 tahun [panca wali krama] dan 100 tahun sekali [eka dasa rudra]. Penjabaran kitab anda tentang Tuhan, Malaikat, dan roh, hanya kulit luarnya, gan. bahkan ilmu tentang roh saja dirahasiakan. dalam ajaran hindu lengkap, dari yang sederhana hingga yang paling rahasia.”
“Jiah tuh ajaran dongeng... Manaa adaa malaikat makan makanan manusia??? Asal loh tauu bedanya manusia dan malaikat adalah... Nafsu...
>Malaikat diciptaan tidakk memiliki nafsu tugasnya melaksanakan perintah Tuhan, makanya malakat tidak butuh makan krna mmg tidak punya nafsu.. Àpalagi nafsu sex.. Kagak seperti dewa siwa yang galau samaa wanita... Qiqiqiqiqiqiqqi
>Hewan diciptakan kebalikan dari malaikat, cuma memiliki nafsu makanya hewan kerjanya cuma makan & sex
> manusia diciptakan memiliki keduanya yaitu nafsu dan akal... Jadi jelas kan??? Udh buang ajaa tuh komik dongeng weda loh yang isinya cuma dongeng... Hya membuatmu semakin tolol dan primitif.”
“selama anda berorientasi pada kitab yang bernafaskan hukum, selama itu pula anda tidak akan mampu memahami ajaran yang mengandung filsafat tentang hakekat yang maha rahasia, karena ajaran agama anda kebanyakan urusan duniawi.
beda dengan ajaran hindu yang lebih menonjolkan spiritual, sehingga tidak bisa dipahami dengan mudah oleh masyarakat awam.
soal kisah mahadewa saja anda tak mampu memahami, apalagi hal-hal filosofi yang lebih tinggi.
saya yakin, bahwa kisah mahadewa anda tafsirkan tentang percintaan seperti percintaan manusia pada umumnya. padahal kisah mahadewa berkisah tentang hubungan manusia dengan Tuhan. untuk memahami kisah mahadewa, seseorang hendaknya mencari kebenaran apa yang tersirat dalam sebuah permainan rohani Tuhan di bhumi, bukan hanya mencari apa yang tersurat.
Oya, dalam ajaran agama anda, banyak loh hal-hal yang lucu, hanya saja saya ogah menelanjangi ajaran agama orang.”
“Menelanjangi??? Jiah... Hindu mah biar kagak ditelanjangi udh jelas agama primitif... Bahkan tidak layak masuk kategori agaam... Lebih cocok disebut budaya primitif india... Atau budaya yang bersumber dari cerita dongeng ramayana... Bruakaakaak”
“Daripada agama barbar tetapi membawa peperangan sepanjang sejarah, lebih baik agama primitif membawa kedamaian. kalau islam diterapkan secara konsisten, maka akan terjadi peperangan dimana-mana, misalnya seperti perintah allah: bunuhlah kaum kafir dimana pun mereka berada. halal darahnya bagimu, dan kau akan mati syahid, mendapat pahala seks dengan 72 bidadari. hanya saja, karena di indonesia orang muslim masih kuat dipengaruhi ajaran leluhur, dalam hal ini ajaran hindu budha, maka orang muslim di indonesia tidak sadis, keji, bernafsu membunuh kafir. belakangan, islam mulai dimurnikan, sehingga bermunculanlah muslim asli yang ingin mengislamkan semua orang, tapi sayang karena ajaran islam masih dangkal spiritual, sehingga banyak orang yang tidak mau menganut agama islam, bahkan penganut islam di indonesia kian merosot, apalagi penganut islam ekstream identik dengan terorist. banyak teroris di indonesia, tidak lain karena memudarnya pengaruh ajaran leluhur (hindu).”
“Dewa main panah2an dilangit pake kereta kuda... Bruakaakaakakakak Hindu punya dewa matahari = doraemon punya dewa matahari = DONGENG!!!”
“perlu untuk dipahami bahwa kisah-kisah yang terdapat dalam kitab-kitab hindu, tidak penting itu mitos atau sejarah, yang terpenting apakah kisah itu bernilai kebenaran atau tidak, menuntun ataukah menyesatkan. hindu memiliki kitab cerita yang sangat tebal, seperti kitab2 purana [berkisah tentang hubungan manusia dengan Tuhan] dan kitab itihasa yaitu ramayana dan mahabharata [berkisah tentang hubungan manusia dengan manusia, dan lingkungan].
seperti yang kita ketahui, kisah ramayana dan mahabharata masih digandrungi orang-orang indonesia dari jaman dahulu kala hingga jaman post modern seperti saat ini, kenapa begitu? karena kisah itu bukan sekedar cerita, banyak nilai kehidupan yang disampaikan, sehingga orang2 selalu haus ingin menikmati kisah abadi ramayana dan mahabharata, apalagi jika mereka membaca kitab ramayana dan mahabharata, kedua kitab ini bisa dikatakan lebih agung daripada hadist riwayat. dalam agama islam, ada loh kisah nabi muhamad membelah bulan, menurut ilmuan bulan tak pernah terbelah, MITOS.”
“Dewa kok kerjanya mencuri mentega... Dewa ajaa maling àpalagi pengikutnya... Dewanya kok jelek kayak monyet àpalagi pengukutnya... dewa kok binatang àpalagi pengikutnya lebih binatang lagi... Bruakaakaak”
“penilaian anda tentang kisah-kisah itu hanya kulit luarnya saja alias apa yang tersurat, padahal yang harus dikupas dibalik cerita adalah apa yang tersirat. kisah-kisah dalam agama hindu mengandung makna filosofi yang sangat mendalam.”

Did u know

copas
























































Kunwar Sandy.
https://www.facebook.com/holylightsandy





Kamis, 16 Juli 2015

Penyair dari Arab

Umar-Bin-E-Hassham (paman dari nabi Muhammad SAW) merupakan seorang penyair terkenal dan menulis sajak2 memuja Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sair-Ul-Okul:

Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru

Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru
We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa
Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru
Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA
Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru
Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman
Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru
Massayaray akhalakan hasanan Kullahum
Najumum aja- at Summa gabul HINDU

TERJEMAHAN:

Seorang laki2 yg menghabiskan seluruh hidupnya dlm dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan
Jika ia bertobat dan ingin kembali kpd moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ?
Bahkan jika hanya sekali ia dgn tulus memuja Mahadewa, ia bisa mencapai posisi tertinggi dlm jalan kebenaran
Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sbg gantinya, berikan saya satu hari saja utk tinggal di Hind (india) sbg lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci. Dgn ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan utk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru2 Hindu yg mulia
*(MAHADEVA berarti Dewa SIWA )

Universitas pertama

Ini universitas dimana Acarya Chanakya menjadi dosen guru besar Universitas Pertama di Dunia








Takshasila: Universitas Pertama Terbesar Di Dunia

Universitas pertama di dunia dibangun di Taksashila di tahun 700 SM. Lebih dari 10.500 mahasiswa dari seluruh penjuru dunia mempelajari lebih dari 60 mata kuliah. Taksashila terletak di tepi sungai Vitasa di bagian Barat Daya anak benua India. Mata kuliah yang diajarkan adalah sains, matematika, kedokteran, politik, ilmu perang, astrologi, astronomi, musik, agama, dan filosofi. Pembatasan usia termuda adalah 16 tahun ke atas dan mahasiswa2 dari Babylonia, Yunani, Syria, Arabia dan China datang untuk belajar di univesitas itu.

Panini yang adalah ahli bahasa Sansekerta yang besar, Charaka yang adalah penulis berbagai laporan pengobatan, dan Chanakya yang adalah penulis Artha Shastra – inilah nama2 besar yang berhubungan dengan Taksashila. Para pemikir dari daerah2 yang jauh datang ke tempat itu untuk belajar tentang Weda dan segala cabang pengetahuan sekuler.
Takshasila atau yang disebut orang2 Yunani sebagi Taxila sejak 2.000 tahun yang lalu, adalah salah satu kebesaran budaya India. Taxila dihancurkan oleh bangsa Hun di tahun 499 M.


http://ancientindians.in/ramayanam/bharata-takshasila-puskalavata/
 http://www.sanskritimagazine.com/history/takshashila-the-worlds-first-and-oldest-university/

Yoga

 
 
 
WANAPRASTHA YOGA.
KELAS YOGA THERAPY UNTUK LANSIA.
DIPANDU LANGSUNG GURU MADE SUMANTRA.
TEMAPT:: PASRAMAN MARKANDEYA YOGA CABANG DENPASAR.
JALAN HAYAM WURUK 199 H DEPAN POMPA BENSIN BARU DENPASAR BALI.
SETIAP HARI SELASA DAN JUMAT JAM 17.00 - 18.00.
Banyak dari kita hanya bisa mengeluh (atau ngomel di belakang) saat menghadapi sikap rewel orang tua kita. Tapi, pernahkah Anda mencoba mencari tahu apa penyebab kerewelan tersebut? Selain karena masalah kesehatan, menurut Guru Made Sumantra, Guru Besar YOGA HEALING BALI mental health therapist, ada banyak alasan lain di balik sikap rewel orang tua, terutama yang sudah sepuh dan sakit-sakitan. Antara lain:
masalah-masalah yang secara psikologis ‘belum selesai’
Mungkin ada impian, target, atau ‘dendam’ yang belum kesampaian, kepikiran terus, dan akhirnya muncul dalam bentuk sikap rewel atau demanding. Misalnya, mereka kecewa karena anak-anaknya ternyata ‘tidak jadi apa-apa’, padahal mereka ingin sekali punya anak yang sukses atau kaya.
Menurut Guru Made, di usia tua ‘semestinya’ manusia secara spiritual sudah sampai pada tahapan ikhlas; sudah menerima kenyataan bahwa tidak semua keinginan bisa terwujud. Pengalaman menjalani asam-garam kehidupan selama puluhan tahun seharusnya telah mengajarkan hal itu. “Masalahnya, ternyata cukup banyak orang tua yang belum mencapai tahapan itu, sehingga tetap bersikap ngotot. Dan karena mereka tidak bisa lagi mengejar sendiri impian itu, anak-anaklah yang dijadikan ‘sasaran tembak’.”
Mengajarkan sikap ikhlas kepada orang tua tentu bukan hal mudah, terutama karena banyak orang tua selalu menganggap putra-putrinya sebagai ‘anak kecil terus’, meskipun mereka sudah beranak-pinak. “Mungkin kita bisa meminta dia untuk ikut Yoga dengan standar Wanaprastha Asrama, yaitu pelatihan yoga yang memang di khususkan untuk usia ini.
Dampak Negatif Permasalahan Orangtua Terhadap Anak Dan Pencegahannya
Sering kita liat di sekitar kita banyak orangtua mengabaikan perasaan anak-anak mereka jika mereka mempunyai masalah dengan suami/istri-nya. Mereka tidak perduli apakah masalah diantara mereka mempengaruhi perkembangan anak atau tidak.
Kadang-kadang diamnya anak dianggap sebagai pemahaman, tanpa orangtua mencari tahu tentang perasaan anak-anak mereka. Anak-anak yang paling sering menjadi korban permasalahan orangtua mereka. Dampak-dampak negatif permasalahan orangtua terhadap anak seperti berikut ini:
1. Anak-anak bisa trauma, sehingga mereka bisa tiba sakit (untuk yang pertahanan tubuhnya lemah).
2. Prestasi belajar di sekolah jadi menurun, akibat kepikiran orangtuanya yang selalu ribut dan bertengkar setiap hari.
3. Terjadi perubahan sikap.
Anak menjadi lebih tertutup, nggak mau lagi bergaul dengan orang-orang yang mengetahui bahwa orangtuanya nggak akur (akibat gossip tetangga dan ejekan teman-teman), bahkan bisa menyebabkan si anak tidak respect lagi pada orangtua sebagai akibat dari lunturnya kepercayaan si anak pada sosok orangtuanya.
4. Image orangtua berubah di mata anak
Biasanya salah satu pihak akan dianggap “penindas” di mata si anak, entah itu ayah atau ibu. Tapi biasanya ayah.
5. Ketika dewasa, jadi takut menikah
Biasanya salah satu pihak akan dianggap “penindas” di mata si anak, entah itu ayah atau ibu. Tapi biasanya ayah.
6. Rentan terjerumus pada hal-hal negatif.
Biasanya karena pusing mau berpihak pada ayah atau ibu mereka. Jadi lebih memilih untuk tidak memihak keduanya dan berusaha mencari hal baru di luar rumah.
Dan Anak menjadi permisif terhadap hal negatif, jika benteng keimanan yang dimiliki tidak cukup kuat, dan orangtua juga kurang peduli terhadap anaknya (menganggap ketidakharmonisan dalam keluarga tidak menyebabkan dampak apa-apa bagi si anak).
Orangtua yang mempunyai konflik didalam rumahtangga mereka seharusnya segera mencari solusi untuk mengatasi masalah antara mereka. Paling tidak mereka harus berusaha mencegah agar permasalahan antara merekaa tidak berlarut-larut.
Jika Saudara mengalami hal ini dalam rumah tangga, saya sarankan ikutkan orang tua anda dalam Yoga Wanaprastha yang di laksanakan di Pasraman Markandeya Yoga. Karena disini , jiwanya akan dituntun kedamaian, dan pelapasan ikatan , dan diarahkan kekeiklasan diri.
APA YANG HARUS KITA LAKUKAN.
Apabila hal ini belum disadari dengan baik bukan tidak mungkin akan merupakan hambatan bagi kita untuk memberikan bantuan secara holistik pada lansia, karena tujuan utama pemberian bantuan perawatan kesehatan Lansia adalah agar para Lansia memperoleh kesempatan untuk mencapai tujuan hidup yang sebenar benarnya. Apabila tujuan hidup yang sebenar benarnya belum dapat disadari dengan baik maka seolah olah apa yang telah dilakukan sudah mencapai tujuan dan suatu saat nanti bila ia menyadarinya dengan terlambat maka bukan tidak mungkin ia akan menyesal dan mengalami kebingungan karena di masa lansia akan terjadi berbagai macam kelemahan fisik yang tentunya akan semakin lama semakin bertambah berat. Masih cukup banyak Lansia yang mengalami gangguan mental dan putus asa yang akhirnya melakukan tindakan mengakhiri hidup dengan paksa.
Dengan suatu upaya mengingatkan para Lansia akan tujuan hidup yang sebenarnya dan memberikan bantuan petunjuk berbagai hal yang strategis untuk memanfaatkan kelemahan Lansia sebagai suatu kekuatan dalam melakukan dan berjalan menuju tujuan hidup yang sebenarnya sehingga diharapkan ketenangan para Lansia akan semakin dapat dicapai dan kwalitas hidup bahagia lansia akan semakin mudah di capai.
Marilah kita bersama sama untuk saling mengingat dan menyadari akan diri sejati kita masing-masing yang sebenar benarnya untuk kemudian memanfaatkan kesempatan hidup kita dalam melakukan berbagai macam hal yang semestinya kita lakukan di bumi dan bukan melakukan apa yang tidak semestinya kita lakukan.
KESADARAN SUJATI
Sebagaimana kita ketahui kita bukanlah sekedar otak dengan tubuh fisik saja, kita terdiri dari tubuh fisik, jiwa dan Roh. Roh kita berasal dari Tuhan yang biasa disebut percikan atau Zat Tuhan. Roh kitalah yang akan kembali kepada Tuhan. Otak sebagai bagian dari tubuh fisik, bagian dari daging dan darah akan kembali ke asalnya yaitu debu dan tanah.
Jadi dari sini dapat kita lihat bahwa diri sejati kita adalah Roh kita. Yang besemayam di dalam hati dan sebagian lagi diatas ,
Sebagai percikan Sang Pencipta Inti Roh yaitu Hati Nurani selalu mengetahui kebenaran sejati, jauh melebihi apa yang dapat diketahui oleh otak manusia. Tidak saja cakupan pengetahuannya jauh lebih dalam segala hal dibandingkan dengan otak, tetapi hati nurani juga selalu mengetahui apa yang diinginkan Tuhan atas diri kita. Karena itu apabila kita mau melihat diri kita dengan lebih baik, kita harus melihat diri kita dari sudut kesadaran sejati kita dengan hati nurani.
PERJALANAN HIDUP MANUSIA
Manusia dibatasi oleh kelima indera yang berfungsi hanya dalam dunia fisik saja tetapi kita harus menyadari bahwa tubuh fisik dengan kelima inderanya bagian kecil dari diri kita secara keseluruhan yang juga terdiri atas jiwa dan roh. Sebenarnya tubuh fisik kita adalah bagian kecil dari diri kita secara keseluruhan.Jadi dunia fisik yang sangat luas ini hanyalah bagian kecil dari alam semesta secara keseluruhan. Kehidupan kita di bumi ini hanya lah bagian kecil dari seluruh perjalanan yang harus kita jalani.
Dalam menjalani hidupnya secara teori kita sudah tahu bahwa tiada yang lebih penting dari pada untuk dapat lebih dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi tingkat pemahaman kebanyakan dari kita baru sampai pada taraf mengetahuinya saja. Walaupun kita tahu bahwa tiada yang lebih penting dari pada kedekatan kita dengan Tuhan Yang Maha Esa.
TUJUAN HIDUP MANUSIA
Mencapai tujuan hidup yang sebenarnya tidaklah sulit, demikian banyak wejangan Guru Made Sumantra dalam kelas Wanaprastha Asrama Yoga nya. Guru Made Sumantra adalah Seorang spiritualis muda yang pernah mengalami kesempatan untuk merasakan, menyadari perjalanan lengkap manusia ketika masih hidup maupun setelah kematian, setelah keluar dari badan fisiknya dan sadar sebagai diri sejati. Setelah mendapat kesempatan Guru ingin untuk membantu sesame yang masih hidup untuk dapat mengisi hidup ini dengan sesuatu kegiatan positif agar kelak permasalahan sesudah tidak berbadan fisik lagi tidak terjadi. Untuk mencapai Tujuan hidup yang sebenarnya dibutuhkan kesadaran.dan usaha yang sungguh sungguh dalam mempraktekan yoga untuk mencapainya.
Setelah kita mencapai tujuan hidup di dunia ini, marilah kita menyadarkan diri kita agar kita dapat mengarahkan diri kita sebaik baiknya demi mencapai tujuan hidup yang sebenarnya. Oleh karena panjangnya perjalanan hidup duniawi yang dilalui oleh banyak orang, banyak yang terhenti di tengah jalan, karena berbagai alasan dan hanya sebagian kecil saja yang dapat mencapai puncaknya. Walaupun telah mencapai puncak prestasi secara duniawi pun, apa yang telah dicapai belum menjamin bahwa yang bersangkutan telah berhasil secara rohani.
Lalu karena tujuan hidup duniawi dan rohani mungkin terlihat berbeda bagi sebagian orang, tujuan hidup yang manakah yang lebih penting ? Bagi anda yang menyadari bahwa kehidupan di bumi hanyalah kehidupan sementara saja, anda sadar bahwa tujuan hidup secara rohanilah yang penting. Tujuan hidup secara rohanilah yang merupakan tujuan hidup yang sebenarnya.
Lalu, apakah tujuan hidup yang sebenarnya dari seorang manusia di bumi ini ? Apakah kita semua telah melakukan hal – hal yang sesuai untuk tujuan hidup kita yang sebenar-benarnya ini ?.
Seseorang yang hanya sibuk dengan tujuan hidup duniawinya mungkin dapat berpuas diri di dunia, tetapi biasanya orang orang seperti ini tidak mempunyai kedamaian dalam hatinya, karena tanpa menyadari tujuan hidup rohani, tanpa pendekatan diri kepada Tuhan ketenangan kedamaian dan kebahagiaan yang sesungguhnya belumlah terjadi.
Apabila para lansia memilih lebih menyadari akan tujuan hidup secara rohani sebagai hal yang terpenting maka kesempatan hidup saat lansia ini sebaiknya dimanfaatkan untuk semakin menyempurnakan sikap hidup agar apa yang tersisa belum sesuai dengan tujuan hidup secara rohani dapat dilakukan.
MELAKSANAKAN TUJUAN HIDUP
Dalam melaksanakan tujuan hidup diperlukan kesadaran dan usaha praktek yoga yang sungguh sungguh untuk mencapainya.
Kesadaran : diperlukan kesadaran akan tujuan hidup yang sebenarnya perlu disadari tujuan hidup fisik dan rohani. Tujuan hidup fisik selalu dalam keadaan sehat segar berenergi untuk melakukan berbagai hal untuk mencapai kebahagiaan fisik, namun perlu diingat secara bersamaan akan tujuan hidup spiritual yaitu kita hidup ini hanyalah untuk dapat belajar menyadari hidup dan mengasihi Tuhan setiap saat sehingga di akhir kehidupan fisik dapat kembali kepada NYA seutuh utuhnya.
Dengan kesadaran seperti ini tentunya kita seharusnya memanfaatkan kesempatan hidup ini hanyalah untuk melakukan berbagai hal yang memang semestinya kita lakukan agar kita tidak kehilangan kesempatan untuk dapat kembali kepadaNYA.
Yang menjadi masalah adalah bagaimana kita dapat melakukan hal ini, dengan cara apa kita dapat melakukan hal ini. Setelah menyadari semua ini maka tinggal kita memanfaatkan kesempatan hidup melakukan semua yang semestinya di lakukan ,Apabila baru di masa lansia kita menyadari hal ini apakah kita terlambat?. Tidak dan tidak ada kata terlambat, perjalanan kita untuk dapat lebih dekat kepada Tuhan, adalah sangat jauh ditengah perjalanan kita akan berjumpa akan berbagai hal yang akan selalu mengingatkan kita akan pencapaian tujuan hidup ini, oleh karena itu nikmatilah setiap saat
MENYADARI KESEMPATAN HIDUP.
Kita sebagai manusia harus sadar , untuk apa kita hidup, untuk siapa kita hidup, mengapa kita hidup, diaman kita hidup, dan bahaimana kita menjalani hidup kapan kita hidup.
Tanpa kesadaran ini jelas kita akan bingung dengan sujatinya hidup kita.
MENYADARI TUJUAN HIDUP DIMASA LANSIA.
Kini kita sadar bahwa tujuan hidup yang sebenarnya mutlak kita harus capai dalam hidup ini karena berhubungan dengan keberadaan hidup itu sendiri, dan bukan untuk bermain main menikmati hidup tanpa tujuan yang dapat menjerumuskan kita ke arah yang salah dan melupakan kesempatan hidup. Kesempatan hidup yang kita miliki sangat singkat artinya kita seharusnya memanfaatkan kesempatan yang ada ini dengan sebaik baiknya agar tidak menyesal dikemudian hari saat masa kehidupan fisik ini berakhir. Perlu diingat bahwa apa yang kita lakukan dibumi masih harus kita pertanggung jawabkan nantinya setelah kehidupan fisik berakhir, oleh karena itu betapa pentingnya kita mengevaluasi diri apakah kita sudah sesuai dengan apa yang semestinya kita lakukan, apabila belum marilah kita memanfaatkan kesempatan hidup ini dengan sebaik baiknya.
Apa saja yang perlu disadari di masa lansia dalam hubungan dengan tujuan hidup yang sebenarnya itu sendiri. Sadari bahwa kita makhluk istimewa yang mempunyai Otak dan Hati.
Otak berhubungan dengan duniawi sedangkan hati berhubungan dengan otak dan spiritual. Oleh karena itu mesti dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.
PROGRAM PELATIHAN YOGA UNTUK LANSIA
Pada Wanaprastha Asrama Yoga, para lansia akan diajak untuk berlatih mengolah tubuh, mengolah Rasa dan mengolah Jiwa, dengan Tujuan Utamanya untuk menyadari dirinya sendiri. Tujuan Pelatihan itu seperti berikut:
Latihan menyadari tujuan hidup yang sebenarnya
Latihan menggunakan hati nurani
Latihan membuka hati untuk Tuhan
Latihan mengenal hati nurani
Latihan mengaktifkan hati nurani
Latihan menguatkan hati nurani
Latihan mengolah hati nurani
MARAKANDEYA YOGA INDONESIA
Guru Made Sumantra
www.markandeyayoga.wordpress.com

Vedic Math: Third grade

 

How do you write this number using digits?

seventy-eight
- See more at: https://www.ixl.com/math/grade-3/write-numbers-in-words#sthash.7LTWL11u.dpuf
How do you write this number using digits?

seventy-eight
- See more at: https://www.ixl.com/math/grade-3/write-numbers-in-words#sthash.7LTWL11u.dpuf

Numbers and comparing

angka dan pasangannya 

 1.  Write numbers in words

      how do you write this number using words? 86

      answers:

      how do you write this number using digits? ninety-seven 

      answers:

 2.   Ordinal numbers to 100th

       what is the first letter in this passage?
       Hint: Every tenth letter is blue.

      This is the house that Jack built. This is the cheese that lay         in the house that Jack built. This is the rat that ate the  

      cheese That lay in the house that Jack built.

      answers:

      Count the letters until you reach 1. The T in the first      

      This"     is the first letter.

 

      

ninety-seven
How do you write this number using digits?

 

 

  1. A.1Write numbers in words
  2. A.2Ordinal numbers to 100th
  3. A.3Roman numerals I, V, X, L, C, D, M
  4. A.4Even and odd I
  5. A.5Even and odd II
  6. A.6Skip-counting
  7. A.7Skip-counting puzzles
  8. A.8Number sequences
  9. A.9Compare numbers
  10. A.10Which number is greatest/least?
  11. A.11Order numbers
  12. A.12Comparing - with addition and subtraction
  13. A.13Multi-step inequalities
How do you write this number using digits?

seventy-eight
- See more at: https://www.ixl.com/math/grade-3/write-numbers-in-words#sthash.7LTWL11u.dpuf

4 x 4 = 17 itulah kebenaran



Dekni membeli sekeranjang  wani di warung bapaknya Tude
Dekni seorang siswa di pasraman Lasta Puspanjali, dia anak paling bodoh di kelasnya
berbeda dengan Tude ia anak cerdas dan bijaksana

suatu hari ketika  membeli sekeranjang wani di warung bapaknya Tude
setiap 4 buah karganya Rp. 5000. dengan uang Rp. 20.000 ia ngotot ingin mendapatkan 17 buah wani.
Dekni bersumpah berani potong kepala bahwa benar ia berhak mendapatkan 17 buah wani.

Bapaknya Tude bingung lalu memanggil anaknya. Tude pun menyatakan kalo Dekni benar,  Bapak harus memberinya 17 wani  4 x 4 = 17" 


Bapaknya Tude sangat kecewa "setelah bertahun-tahun menimba ilmu di pasrama Lasta Puspanjali dan selalu mendapat juara ternyata tidak bisa menghitung perkalian.

Akhirnya diam-diam bapaknya Tude pergi ke pasraman protes dan mengeluh bahwa para guru tidak mampu mengajar dan tidak jujur. "Kenapa anak saya yang bodoh selalu dikatakan juara?" tanyanya dengan suara agak keras walau ia berusaha menahan marah.

Tude dipanggil ...... setelah Tude menceritakan hal yang terjadi, "oh benar Pak, 4 x4 = 17 karena yang satu adalah pinton bahkan pintonnya kepala" kata guru pasraman. Bapaknya Tude masih ga percaya bagaimana mungkin 4 x 4 = 17 tapi ia sendiri tak ingin berkomentar.